Tradisi Unik Marga Yong Rayakan Cheng Beng Bersama

Selasa, 10 April 2018 16:12:41
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Hendro Wibowo
Cheng Beng bersama Marga Yong Yogyakarta di Gunung Sempu. (Hendro Wibowo)

Selain di Yogyakarta, Cheng Beng bersama juga dilakukan oleh Marga Yong di Surabaya, kota dengan jumlah Marga Yong terbanyak di Indonesia.

YOGYAKARTA – Berbeda dengan kebanyakan warga Tionghoa yang melakukan Cheng Beng bersama keluarga besar. Perkumpulan Marga Yong di Yogyakarta memiliki cara unik dengan menggelar Cheng Beng bersama di Gunung Sempu di Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Ketua Marga Yong Yogyakarta Agung Budiono menjelaskan, setiap tahun pihaknya memiliki tradisi melakukan Cheng Beng bersama. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama, karena mereka masih satu garis keturunan dan satu saudara.

“Marga Yong adalah satu marga yang berasal dari satu desa di Provinsi Kanton. Marga Yong itu asal usulnya dari suku Konghu di Provinsi Kanton. Kabupatennya bernama Singwe dan desanya bernama Yangwe. Jadi di desa Yangwe semua penduduknya bermarga Yong. Itu yang asli. Tapi anaknya ada yang menikah dengan marga lain,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, Marga Yong itu sejak zaman nenek moyang memang jiwanya punya semangat untuk pekerja keras. Menuturnya, banyak Marga Yong yang ahli dalam pertukangan, toko emas, toko besi dan yang berbau dengan kayu.

“Yang ikut berziarah setiap tahun orangnya berbeda-beda. Tergantung yang bisa saja. Tahun ini ada sekitar 20-an marga Yong yang ikut berziarah di 200-an makam (bong) yang tersebar di Sempu 1, Sempu 2 dan Sempu 3. Kami bagi-bagi tugas. Semua makam kami sembahyangi. Masing-masing makam itu kami berikan uba rampe besekan yang terdiri dari nasi, pisang, telor, arak dan kue-kue,” paparnya.

Ia menambahkan, jumlah orang yang memiliki Marga Yong tidak banyak, namun tersebar di beberapa kota di Tanah Air. Pusatnya di Surabaya, di sana jumlahnya sampai 400 keluarga. Di Yogyakarta jumlah 200 keluarga, Jakarta 5 keluarga, Makassar 2-3 keluarga dan Palembang 2 keluarga. Namun, hanya 2 kota yang mengadakan Cheng Beng bersama, yakni Yogyakarta dan Surabaya. “Kami sudah melakukan tradisi Cheng Beng bersama ini sejak tahun 1950-an,” pungkasnya.