Hong He Restaurant, Generasi Ketiga Angke Restaurant

2018-01-04 19:35:21
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Tim IndoChinaTown
Menu di Hong He. (Istimewa)

HONG He merupakan anak cabang Angke Restaurant. Restoran ini dikelola oleh generasi ketiga.

Hong He Restaurant tergolong muda dalam bisnis usaha kuliner oriental. Tapi siapa sangka, restoran yang mulai beroperasi sejak 2015 itu merupakan anak cabang Angke Restaurant, yang melegenda sejak 1965.

Nama Angke diambil dari bahasa Hokian, yang berarti sungai merah (Ang = Merah, Ke = Sungai). Berawal dari sepasang kekasih, Wong Po Hon dan Tjong Sin Fa yang mulai merintis usaha kuliner di sudut kawasan Kalijodo (kini menjadi RPTRA), Tambora, Jakarta Barat. Kawasan padat penduduk itu pun sukses membuat restoran ini semakin berkembang pesat. 

“Awalnya ini usaha kuliner punya kakek-nenek kami. Saat itu belum dinamai restaurant Angke,” kata Steven Leeansyah, salah satu pemilik Hong He Restaurant. 52 tahun lamanya Angke Restaurant meramaikan jagad kuliner nusantara. Sedikitnya 250 menu unggulan bercita rasa oriental tercipta dari usaha keluarga itu. 

Steven bercerita, nama Angke Restaurat  baru didapatkan setelah kepindahannya dari lokasi di kawasan Kalijodo ke Jalan Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada 1976 silam. Berselang dua tahun, restoran itu kembali berpindah lokasi ke kawasan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.

"Di kawasan itu beroperasi selama sembilan tahun," ungkapnya.

Lokasi restoran kembali berpindah ke kawasan Ketapang, Jalan KH Zainul Arifin, Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada 1987 hingga kini. Alasan berpindah tempat, menurutnya untuk mencari lokasi strategis dan berkapasitas besar.

"Saat ini customers kami lebih banyak kalangan menengah ke atas," ujarnya.

2005 silam, Angke Restaurant telah memiliki satu cabang besar di kawasan Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di lokasi itu, customers dapat memanfaatkan sejumlah fungtion hall untuk acara pernikahan atau sejenisnya. Kelasnya pun bertaraf VIP dan VVIP.

"Satu cabang Hong He Restaurant. Saat ini masih berkapasitas kecil. Tapi rencananya akan pindah pada 2018 mendatang, ke sebrang lokasi saat ini yang berkapasitas lebih besar. Total ada delapan lantai," paparnya.

Kini Angke Restaurant dikelola oleh generasi ketiga, yang berstatus cucu. Terdapat empat pengelola pada generasi ketiga itu, yakni Steven Leeansyah, Robby Tjahaja, Alexander Sugiarto, dan Santoso Thio. Sedangkan Direktur Utama masih dijabat Peter Leeansyah, yang berasal dari generasi kedua.

Bisnis keluarga seperti ini memang tak mudah dijalankan. Berbagai konflik internal kerap ditemuinya. Namun hal itu selalu dibatasi dengan prinsip sejak awal menjalankan bisnis. Salah satunya, tiap pengelola harus mengutamakan perusahaan. Tidak mementingkan diri sendiri maupun anggota keluarga lainnya.

"Misalkan pemilihan lokasi restaurant, kita memilih lokasi itu bukan karena menguntungkan satu anggota keluarga, tapi semata-mata lokasi strategis sehingga dapat menguntungkan perusahaan," paparnya.