Jianbingguozi Masuk Warisan Budaya ke-4 dari Kota Tianjin Tiongkok

2017-12-20 13:59:32
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Jianbingguozi. (Istimewa)

JIANBINGGUOZI, makanan khas Tianjin, Tiongkok ini masuk dalam daftar ke-4 warisan budaya dari Kota Tianjin setelah Goubuli Baozi.

Jajanan  pinggir jalan  Jianbingguozi (pancake tipis dan stick goreng) kini terdaftar dalam batch keempat Warisan Budaya dari Kota Tianjin, Tiongkok. Adalah makanan khas Tianjin keempat setelah Goubuli Baozi (roti kering), Erduoyan Zhagao (kue nasi goreng), dan Shibajie ma hua (adonan adonan di 18 Street).

Jianbingguozi terbuat dari tepung kacang hijau, telur, bawang cincang, stik roti goreng, saus manis yang terbuat dari tepung terigu dan bubuk cabai. Makanan ini memiliki sejarah panjang yang merupakan salah satu makanan ringan paling terkenal dengan cita rasa lokal di Kota Tianjin.

Katalog ICH yang dirilis pada pertengahan 2017 mencakup 76 item. Terbagi dalam sembilan kategori, seperti  sastra rakyat, musik tradisional, tarian, drama, akrobat, seni, dan kedokteran. Sementara Jianbingguozi termasuk dalam jenis keterampilan tradisional, dengan teknik pembuatan di Deluzhai, Ersaozi dan Yijinlaowei, tiga toko ritel ternama di Kota Tianjin dalam daftar tersebut.

Selain itu, kerajinan  tangan berbentuk monyet, delapan macam makanan penutup dari toko kue Guishunzhai yang  begitu dihormati, mie tipis Jingu, shuttlecock bergaya Mu juga masuk ke dalam daftar ditahun ini.

Jianbingguozi yang berasal dari Kota Tianjin, kini telah menjadi makanan kudapan lokal, dan dapat ditemukan di Amerika Serikat (AS), Inggris, Perancis dan negara-negara lain.