Mengenal Tahok, Kuliner Tradisional Solo ‘Asal’ Tionghoa

Jumat, 11 Mei 2018 16:17:15
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS.
Tahok, kuliner tradisional Solo yang berasal dari Tionghoa. (Istimewa)

Lebih dari sekadar kuliner tradisional Solo, Tahok juga memiliki beragam manfaat kesehatan. Termasuk menurunkan kolesterol dan mencegah kanker.

SOLO – Popularitas kuliner tradisional Solo yang satu ini boleh jadi kalah dengan kuliner khas Solo seperti Gudeg Solo atau Timlo Solo. Namun, masyarakat Solo khususnya yang tinggal di sekitar Pasar Gede dan Jembatan Gantung Lojiwetan mengenal baik kuliner tradisional dengan nama Tahok ini.

Disigi dari berbagai sumber, kuliner yang satu ini dibawa oleh pendatang dari Tiongkok yang menetap di daerah Pasar Gede, sebelum diturunkan dari generasi ke generasi. Tahok berasal dari suku kata Tao atau Teu yang berarti Kacang Kedelai, serta Hoa atau Hu yang berarti lumat. Ya, Tahok merupakan makanan yang terbuat dari Kacang Kedelai yang dihaluskan, tidak jauh berbeda dengan Tahu, hanya teksturnya lebih lembut.

Proses pembuatannya cukup memakan waktu, dimana perlu waktu semalam untuk merendam Kacang Kedelai agar kulitnya lepas, baru kemudian digiling secara manual dengan dua batu yang ditumpuk, digerakkan dengan tenaga  manusia. Bubur kedelai hasil penggilia kemudian disaring untuk mendapatkan sari kedelai yang berikutnya direbus dan dicetak dengan menggunakan cetakan.

Setelah dingin, Tahok yang bentuknya seperti puding siap dihidangkan dengan disiram kuah yang terbuat dari rebusan gula merah, daun sereh, daun pandan dan jahe. Tak heran jika kuliner yang satu ini cocok sebagai penghangat tubuh.

Menariknya lagi, kuliner tradisional Solo yang satu ini juga memiliki beragam manfaat lainnya. Ya, Tahok jug abisa menjadi sumber Kalsium untuk memperkuat tulang dan mencegah Osteoporosis dengan kandungan senyawa seperti Estrogen, sekaligus mencegah Kanker Prostat bagi kaum pria. Selain itu, Tahok juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah jika dikonsumsi secara rutin, serta cocok untuk diet guna menurunkan berat badan obesitas.