Sajian Bak Kut Teh Khas Nanyang Restaurant

Senin, 18 September 2017 11:18:38
Editor : Azis Faradi | Reporter : Nurrochmansyah
Sajian bak kut teh di Nanyang Restaurant. Memberikan rasa dan tempat yang khas, membuat ketagihan untuk datang lagi. (Nurrochmansyah)

BAGI yang ingin nikmati sajian bak kut teh khas oriental di Asia Tenggara, bisa datang ke Nanyang Restaurant. Memberikan sensasi beda dengan nuansa modern.

Kehadiran Nanyang Restaurant di Indonesia, tepatnya di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, dianggap tepat, karena memberikan kemudahan bagi penyuka sajian bak kut teh khas Malaysia. Terkenal dengan citarasa yang bikin ketagihan.

Samuel, pemilik Nanyang Restaurant, mengungkapkan, kehadiran di Indonesia, juga untuk memperkenalkan masakan Malaysian klang bak kut teh. “Arti dari Nanyang yaitu Asia Tenggara. Bak kut teh di sini asli dari Malaysia.”

“Kami punya bak kut teh yang enak dan punya kualitas yang baik. Asli beda dengan yang lain. Keunggulannya, kami memiliki banyak bagian dari daging babi,” jelasnya.

Dia menambahkan, menu favorit yang tersedia di restoran yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 - 22.00 WIB ini adalah Claypot Bak Kut Teh, terdiri dari daging babi pilihan. Claypot, sambungnya,  terdiri dari paikut sesuai dengan pilihan.

Ada juga makanan ringan, seperti tahu pok atau tahu sumedang, jamur shitake, campigna, taokki, selada keriting, go ji berries atau kee che, dan lain-lain. “Rasa daging yang empuk, serta banyak isinya ini melalui tahap perebusan terlebih dahulu. Lalu kami rebus kembali dengan kuah yang dicampur rempah-rempah,” tuturnya.

sajian khas nanyang restaurant

Untuk minuman andalan yang tersedia, di antaranya nanyang 3-layer milk tea, minuman cendol khas Malaysia. Campuran gula ditambah dengan susu, serta red tea. Terasa nikmat disajikan dalam keadaan dingin.

Ada juga lychee cincau guilinggo, termasuk sajian dessert pudding yang timbah dengan topping buah lychee.

Urusan harga, kata Samuel, termasuk cukup terjangkau, makanan mulai Rp 25 ribu sampai Rp 80 ribu per porsi, sedangkan minuman dari Rp 12 ribu hingga Rp 35 ribu. “Untuk bahan baku pembuatan menu, kami menggunakan 80 persen impor, misalnya, bawah putih dari Tiongkok, dan Amerika Serikat.”

Berkaitan dengan desain interior, lebih menonjolkan gaya Tiongkok modern, tapi lebih mirip dengan toko obat tradisional.