Wajik Week, Legenda Kuliner dari Magelang

Rabu, 24 Januari 2018 16:23:54
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Wajik Week, kuliner melegenda di Magelang. (Istimewa)

WAJIK Week sudah diproduksi sejak 1939. Wajik buatan keluarga Ong Gweek Nio ini merupakan legenda kuliner dari Magelang.

Wajik week merupakan salah satu legenda kuliner dari Magelang. Wajik ini sudah diproduksi sejak 1939. Brand Wajik Week ini merupakan penggalan dari kata ‘Gweek’ yang ada di nama Ong Gweek Nio. Sebenaranya Ong Gweek Nio sendiri sebenarnya bukan perintis bisnis wajik ini. Yang memulai usaha wajik pada 1939 adalah neneknya, Ong King Liem.

Dahulu, usaha ini tidak hanya membuat wajik. Jajanan tradisional Jawa, seperti onde-onde, juadah, kripik tempe dan peyek udang dan ikan pun diproduksi oleh keturunan Tionghoa ini. Namun, yang paling laris adalah wajik.

Ong Gweek Nio, mulai meneruskan usaha orangtuanya saat Ong King Liem meninggal. Dia memperluas penjualan hingga ke kecamatan dan kabupaten. Ong Gweek Nioa menjalani bisnis hingga akhir hayatnya pada 1972.

Sepeninggal Ong Gweek Nio, usaha diambil alih adik perempuannya, Ong Hwa Nio. Sang adik berhasil memodernkan cara produksi, menghentikan produksi onde-onde, tapi tak sukses memasarkan. Ketika akhirnya meninggal dunia pada 1979, bisnis diteruskan abangnya, Ong Joe Tjoan. Sayangnya, pria ini lebih tak lihai lagi dalam berbisnis dan 10 bulan kemudian meninggal dunia. Sepeninggal Ong Joe Tjoan, usaha makanan ini jadi tak ada yang mengurus, hingga akhirnya Untung Sugianto memutuskan meninggalkan pekerjaannya untuk mengurusi bisnis wajik.

Di tangan Sugianto bisnis ini berkibar hingga sekarang. Dia memodern cara produksi, meski tetap menggunakan wajan tembaga sebagai syarat utama dalam memproduksi wajik. Dia pun membangun armada distribusi sendiri, karena wajik tergolong makanan yang tak terlalu tahan lama. Pada 1986, Sugianto pun mendaftarkan ‘Week’ sebagai merek dagang. Meski begitu, sebutan Week saja, seperti terlihat di papan nama toko, baru dikenal di tahun-tahun belakangan.

Di era 80-an dan 90-an orang masih ingat kalau wajik buatan Sugianto dipasarkan dengan nama wajik Nyonya Week. Yang tetap sama adalah gambar kepala burung garuda yang jadi latar belakang merek Week.

Kini Wajik Week menjadi salah satu oleh-oleh khas dan wajib dari Magelang. Rasanya hanya ada dua macam: gula kelapa (warna coklat) dan pandan (warna hijau). Makanan legit dan cukup mengenyangkan ini dapat diperoleh di hampir setiap toko oleh-oleh yang ada di Magelang dan sekitarnya, atau langsung di pusatnya, yaitu di Jl. Kauman 86 Salaman, Magelang.