Duka MATAKIN Dan Warga Khonghucu Di Kuala Tungkal

Rabu, 21 Februari 2018 11:18:49
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : M Romy
Upacara duka Lystiani alias Lie Chu Fong (M Romy)

Pemakaman Lie Chu Fong dipimpin langsung oleh perwakilan MATAKIN Pusat. Dikenal sebagai Ketua Perkhin Kuala Tungkal yang konsisten memperjuangkan umat Khonghucu.

KUALATUNGKAL – Keluarga Besar Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) dan umat Khihucu menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Lystiani, Ketua Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkhin) Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung, Jambi di National University Hospital Siangpura, Minggu (11/2) lalu.

Sesuai dengan pesan almarhumah Lystiani yang memiliki nama Mandarin Lie Chu Fong, upacara duka dilakukan sesuai dengan agama yang dianutnya, yakni Agama Khohucu. Ini merupakan untuk kali pertama upacara duka Khohucu dilaksanakan di Provinsi Jambi.

 “Kabar duka tersebar luas bagi Penganut Khonghucu Indonesia (Ru Jiao) Tanah Air Indonesia, Telah berpulang ke Haribaan Tian, Lie Chu Fong Dauqin,” kata Js. Widi, utusan MATAKIN Pusat yang memimpin upacara duka.

Setelah sempat disemayamkan di rumah duka Yayasan Budi Luhur, Jl. Jendral Sudirman No.40, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jenazah dimakamkan di pemakaman Tionghoa Parit Gompong, Kamis (15/2).

Lystiani alias Lie Chu Fong dikenal luas dalam MATAKIN sebagai Ketua Perkhin Kuala Tungkal yang konsisten dan aktif dalam pembinaan dan memperjuangan umat Khonghucu di Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Porvinsi Jambi.