Mengenang Bapak Pinyin Zhou Youguang

Jumat, 26 Januari 2018 16:23:56
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Zhou Youguang, penemu sekaligus Bapak Pinyin. (Istimewa)

SISTEM romanisasi bahasa Mandarin membuat Zhou Youguang dikenal sebagai ‘Bapak Pinyin.’ Penemuannya ini mempermudah membaca hanzi.

Pertengahan Januari, tepatnya 14 Januari 2017 Zhou Youguang tutup usia di Peking Union Medical College Hospital, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. Tepat sehari setelah ulang tahunnya yang ke-111. Zhou merupakan ekonom, bankor, ahli linguistik, sinologi, penerbit dan supercentenarian Tiongkok. Dia pun dikenal sebagai ‘Bapak Pinyin.’

Pinyin merupakan sistem romanisasi bahasa Mandarin yang berbentuk alphabet untuk mempermudah membaca hanzi atau huruf Tiongkok. Pinyin mulai dipergunakan pemerintah Tiongkok sejak 1958, Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) (1982), dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (1986).

Zhou lahir di Changzhou pada 1960, Zhou sudah menunjukkan minatnya pada linguistik. Dia pun berhasil lulus dari sekolah menengah dengan prestasi yang luar biasa.

Meski cerdas, Zhou harus menghadapi kenyataan dirinya tak akan mampu meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi di Universitas St Johns di Shanghai karena tidak memiliki uang.

Beruntung, keluarga dan teman-temannya mampu membantu dengan mengumpulkan sejumlah uang untuk Zhou. Di sekolah, dia mengambil jurusan ekonomi dan juga menekuni dan mengikuti kursus linguistik.

Profesi Bankir

Usai ikut berjuang selama Perang Dunia ke-2, Zhou memutuskan untuk tinggal di kota New York dan London, dimana dia bekerja di sebuah bank Tiongkok.

Baru pada 1955, Zhou mulai serius mengerjakan romanisasi bahasa Mandarin. Saat itu, pemerintah menempatkan Zhou sebagai Kepala Komite Bahasa Mandarin dalam rangka meningkatkan melek huruf.

Meski sempat menolak dengan mengatakan linguistik hanya sebatas hobi, Zhou akhirnya mengabadikan diri selama tiga tahun untuk 'mengodok' bahasa Mandarin hingga menjadi bahasa nasional dan berhasil menciptakan aksara yang sederhana.

Berkat Zhou jugalah, bahasa Mandarin kini menjadi lebih mudah dipahami. Tak hanya digunakan oleh anak-anak sebagai cara pengenalan aksara, Pinyin nyatanya juga digunakan untuk mengetik bahasa Mandarin di smartphone maupun perangkat komputer.

Tak hanya itu, Zhou juga sudah menulis lebih dari 40 judul buku. Ia juga menerjemahkan Encyclopedia Britannica ke dalam bahasa Mandarin yang mendapat julukan “Ensiklopedia Zhou”.