Cerita Ulet Swandani Kumarga Tekuni Bisnis Kuliner

Kamis, 26 April 2018 13:51:38
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Swandani Kumarga. (Istimewa)

Kisah sukses Swandani Kumarga menekuni bisnis kuliner justri dimulai dari garasi rumahnya, hingga akhirnya kini ia bisa memiliki beberap gerai bisnis kuliner.

JAKARTA – Awalnya, wanita kelahiran Solo, Jawa Tengah 1961 ini merupakan ibu rumah tangga biasa. Untuk membunuh waktu luang, pada 1988 Swandani Kumarga memutuskan membuka bisnis kuliner di garasi rumahnya. Dengan modal Rp 100 ribu, ia membeli mesin es serut, gelas, peralatan untuk berjualan jus dan rujak buah lainnya.

Siapa yang menyangka, dari berjualan di garasi rumah, bisnis makanannya terbilang cukup sukses. Tiga tahun kemudian, ia dan suaminya membeli ruko untuk membuka bisnis kuliner yang diberi nama Rumah Makan Solo.

Berkat usaha dan kerja keras, bisnis Rumah Makan Solo menuai profit yang sangat baik. Melihat prospek yang cukup menjanjikan dibisnis kuliner, Swan mulai melakukan pembenahan pada sistem manajemen. Kemudian pada 2007, Swan melakukan re-branding Rumah Makan Solo menjadi Dapur Solo Ny. Swan.

Nama Dapur Solo Ny. Swan mungkin sudah tidak asing lagi. Saat ini, Dapur Solo Ny. Swan telah memiliki lima restoran dan 11 titik delivery untuk lunch box yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Bekasi, dan Serpong.

Bicara soal rahasia kesuksesan, Swan mengaku kuncinya adalah tetap fokus. “Saya senang dengan dunia kuliner. Jika ingin berbisnis, mulailah dengan suatu hal yang menjadi passion kita. Kemudian fokuslah pada hal tersebut, niscaya akan selalu ada jalan menuju kesuksesan,” terangnya.

Untuk ke depan, Swan Kumarga berencana menambah cabang restorannya. Meski demikian, ia mengaku menjalani semuanya dengan tidak neko-neko. “Biarkan mengalir seperti air, saya hanya berusaha tetap memberikan yang terbaik untuk Dapur Solo. Anak saya juga sudah saya latih dalam bisnis kuliner ini,” pungkasnya.