Christina Sukses Bisnis Salon Berkat Kerja Keras dan Doa

2017-10-05 14:28:47
Editor : Azis Faradi | Reporter : Oktaviani
Christina sukses bisnis salon di usia muda. (Istimewa)

USIANYA masih tegolong muda, tapi Christina sukses bisnis salon. Semua itu ditoreh berkat kerja keras dan doa. Sesuai dengan prinsip dalam hidupnya.

Christina Sutanto, merupakan pendiri sekaligus pemiliki WidyLoc Salon. Dalam hidup punya prinsip selalu kerja keras dan tak lupa memanjatkan doa kepada Tuhan. Berkat itu pula yang membuatnya sukses bisnis salon.

Dalam menjalani setiap pekerjaan, dia selalu memberikan yang terbaik. Semua yang dicapai hingga saat ini adalah hasil dari proses yang tidak mudah. "Saya memulai semuanya benar-benar dari bawah. Butuh proses yang panjang dan kerja keras yang tidak mudah," ujarnya.

Kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, September 1981 ini lulus dari STIE Trisakti pada 2001. Ia merasakan dunia kerja sejak masih kuliah, mulai dari mengajar part time hingga menjadi tenaga pembukuan.

Tak lama kemudian, ia bergabung dengan Meiko Group sebagai general manager. Kemudian bersama si adik Christine dan stylish Widy, membuka WidyLoc Salon pada September 2016.

“Saat kuliah sudah bekerja di Meiko Group. Awalnya hanya part time, kemudian menjadi full time dan kuliah pindah jam ke kelas malam," ungkapnya.

Semangat yang tinggi dalam berkarier membawanya meraih sukses hingga dapat memiliki usaha sendiri. Menjalankan dua profesi sekaligus bukanlah perkara mudah. Harus pandai membagi waktu.

"Beban memang bertambah. Setelah memilki WidyLoc Salon, harus memikirkan tentang profit, omset, karyawan dan lainnya. Tetapi saya menjalaninya dengan totalitas. Bekerja dengan menggunakan hati, maka hasilnya akan baik," tuturnya.

Kunci sukses dia adalah tetap beriman kepada Tuhan. Selalu berdoa dikala senang ataupun sedih. "Saat ada masalah terus berdoa, dan jika sedang bahagia juga jangan lupa berdoa. Semuanya tidak akan terjadi tanpa kehendak Tuhan," pugkas penyuka menari dan travelling ini.