Sukses Melissa Antarkan Rania Project Arungi Industri Kreatif

Jumat, 11 Mei 2018 14:45:43
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Melissa owner Rania Project. (Istimewa)

Bersaing di industri kreatif, Rani Project mengandalkan desain yang unik dan menarik. Konsumen utamanya ada di Jakarta, Bali dan Manado.

JAKARTA - Usia tak menjamin kesuksesan seseorang. Melissa, pemilik Rania Project, misalnya, di usia yang relatif masih muda, ia berhasil menjalankan usaha industri kreatif. Selain jeli melihat peluang bisnis, ia juga memanfaatkan potensi dalam diri dengan mengubah hobi dan kreativitasnya menjadi bisnis dengan omzet yang menggiurkan.

Kelahiran Jakarta tahun 1986 ini memiliki hobi membuat kerajinan tangan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Hobi itu ternyata mengantarkannya mendulang Rupiah melalui bendera Rania Project.

Produk utamanya adalah tas jenis clutch. Bahan utamanya terbuat dari rotan, daun pandan, daun lontar dan kain batik. Kreativitas yang dimiliki digunakan untuk melakukan desain produk, menjadikannya unik dan menarik di mata perempuan.

Perpaduan hobi dan kreativitas itu membuat produk milik Melissa bisa nangkring di pusat-pusat perbelanjaan. Terutama yang ada di Jakarta, Bali dan Manado. Ketiga daerah tersebut merupakan lumbung konsumen tas produksi Rania Project. “Selain clutch, saya sedang mengembangkan tas dengan model yang lebih kasual. Sesuai selera anak muda,” ujarnya.

Sebelum mendirikan Rani project, Melissa terlebih dahulu bergelut dengan aneka kerajinan tangan industri kreatif. Berupa produk cardscrapbook, mini album, tagsbook, dan sejenisnya. Berkat ketekunan dan kerja keras, produknya kini sudah dikenal banyak orang. “Jangan mudah menyerah. Dalam membuat suatu produk, kita belum tahu ke depannya akan booming atau tidak. Tetap fokus, itu yang terpenting, jalani sesuatu yang sesuai dengan passion kita,” pungkasnya.