Swan Kumarga, Lestarikan Kuliner Indonesia

2017-12-06 11:11:10
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Tim IndoChinaTown
Swan Kumarga, pemilik Dapur Solo. (Istimewa)

SWAN Kumarga mengawali bisnis sesuai passion. Melalui bisnis, dirinya ingin lestarikan kuliner Indonesia hingga kancah dunia.

Kunci kesuksesan dalam berbisnis, terletak pada passion. Menurut Swan Kumarga, pemilik Dapur Solo, menjalani sesuatu sesuai kegemaran akan lebih enjoy dan tak mudah jenuh. Selain passion, bisnis kuliner dipilih karena dia ingin lestarikan kuliner Indonesia hingga kancah dunia.

Menurut Swan, berbisnis itu tidak instan. Butuh pengorbanan dan fokus. Bermodalkan Rp 100 ribum Swan bersama sang suami, Heru Kumarga mulai merintis bisnis. Awalnya, dia hanya berjualan rujak dan jus. Kemudian, mulai mendirikan restoran Dapur Solo. “Kadang rasa takut itu memang besar. Tapi, jalani saja, pasti akan ketemu jalannya sendiri,” katanya.

Berkat kerja keras selama 30 tahun, kini Swan telah memiliki 16 cabang Dapur Solo yang tersebar di Jabodetabek. Menurutnya, hanya satu visi dan misi dalam menjalankan bisnis ini, yakni melestarikan kuliner Indonesia. “Standarisasi kuliner Indonesia agar go internasional cukup sulit. Tapi saya tetap berusaha,” ungkapnya.

Untuk menjaga eksistensi bisnisnya, Swan pun berusaha menjaga loyalitas karyawan, dengan cara menciptakan kekeluargaan. Agar karyawan bekerja secara maksimal. Dia pun tak akan pelit informasi. Artinya, dia selalu terbuka kepada siapa saja yang ingin mulai berbisnis. “Terpenting, berani melangkah dan tidak banyak berpikir resiko.”