Swandani Kumarga, Sukses Bisnis Kuliner Khas Nusantara

2017-09-14 16:17:09
Editor : Azis Faradi | Reporter : Oktaviani
Swandani Kumarga (Oktaviani)

TANGAN dingin Swandani Kumarga tak perlu diragukan lagi. Ia sukses mendirikan dan mengembangkan bisnis kuliner khas nusantara, hingga besar.

Swandani Kumarga, lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 1961. Sebelum berbisnis kuliner, hanya menekuni kegiatan layaknya ibu rumah tangga biasa. Untuk membunuh waktu luang, pada 1988 ia memutuskan membuka bisnis makanan di garasi rumahnya.

Dengan modal awal Rp 100 ribu, ia membeli mesin es serut, gelas, dan peralatan untuk berjualan jus dan rujak buah. Siapa sangka, dari garasi rumah itu, bisnisnya terbilang cukup sukses. Tiga tahun kemudian, ia dan suaminya membeli ruko untuk membuka bisnis kuliner yang diberi nama Rumah Makan Solo.

Berkat usaha dan kerja keras, bisnis Rumah Makan Solo menuai untuk besar. Melihat prospek menjanjikan di bisnis kuliner, Swan mulai melakukan pembenahan pada sistem manajemen. Pada 2007, Swan melakukan re-branding Rumah Makan Solo menjadi Dapur Solo Ny. Swan.

Dalam menggapai sukses, kuncinya adalah tetap fokus. “Saya senang dengan dunia kuliner. Jika ingin berbisnis, mulailah dengan suatu hal yang menjadi passion. Kemudian fokuslah pada itu. Niscaya akan selalu ada jalan menuju kesuksesan,” tuturnya.

Kini, Dapur Solo Ny. Swan dari garasi mobil, berhasil berkembang dengan 5 cabang dan 11 titik delivery untuk lunch box. Ada di Jakarta Pusat, Utara, Timur, Barat, Selatan, Bekasi, dan Serpong.

Ke depan, Swan berencana menambah cabang. Meski demikian, ia mengaku menjalani semuanya dengan tidak neko-neko. “Biarkan mengalir seperti air, saya hanya berusaha. Tetap memberikan yang terbaik untuk Dapur Solo. Anak saya juga sudah saya latih dalam bisnis kuliner,” pungkasnya.