Giant Buddha of Leshan, Patung Buddha Tertinggi di Dunia

2017-11-14 15:53:05
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Giant Buddha of Leshan. (Istimewa)

Tinggi Giant Buddha of Leshan mencapai 71 meter dan lebar 28 meter. Merupakan patung tertinggi di dunia.

Giant Buddha of Leshan atau Patung Buddha Leshan Raksasa dibangun pada masa Dinasti Tang. Dengan tinggi mencapai 71 meter dan lebar 28 meter, Giant Buddha of Leshan merupakan patung batu Buddha tertinggi di dunia. Patung ini dipahat pada bebatuan permukaan tebing yang berlokasi di wilayah selatan provinsi Sichuan, dekat dengan kota Leshan, China. 

Dibangun pada 713 Sebelum Masehi, ide konstruksi Patung Buddha Leshan diusulkan oleh seorang biksu asal Tiongkok yang bernama Haitong. Patung Buddha Leshan menghadap pertemuan sungai Minjiang, Dadu, dan Sungai Qingyi serta Gunung Emei (tempat suci yang termasuk ke dalam Situs Warisan Budaya Unesco).

Biksu Haitong di kala itu berharap agar Buddha Leshan dapat menenangkan perairan sungai yang cukup deras, sehingga lalu lintas kapal pengiriman barang dan perdagangan menjadi lebih lancar. 

Saat pendanaan konstruksi Buddha Leshan terancam, Haitong disebut-sebut melukai dan mencungkil matanya sendiri untuk memperlihatkan ketulusan dan keseriusannya. Kemudian, konstruksi Buddha Leshan dilanjutkan oleh pengikut Haitong dan diselesaikan oleh pemerintah lokal pada 803 masehi.

Patung Buddha Leshan sendiri dikenal dengan sebutan Dafo. Dafo adalah pahatan patung Buddha Maitreya yang sedang duduk dengan tangan bertumpu pada kedua lututnya, serta mata yang memandang ke arah sungai. Maitreya sendiri merupakan Buddha masa depan yang muncul untuk menceramahi dharma setelah ajaran Buddha Gautama mulai menghilang. Buddha Maitreya cukup populer pada abad ke-4 hingga ke-7.

Ada beberapa saluran pembuangan tersembunyi yang dibangun pada rambut, leher, dada, serta di lubang-lubang yang terdapat di belakang telinga Buddha. Saluran pembuangan ini berfungsi untuk mencegah erosi dan pelapukan serius pada patung Buddha. Selain itu, detail patung ini juga tercermin dari 1.021 sanggul yang bergelung di rambut Sang Buddha. 

Di salah satu teras di sebelah telinga Buddha, terdapat patung biksu Haitong. Di belakangnya, terdapat Museum Kuil Lingyun, di mana para pengunjung dapat mempelajari proses konstruksi serta renovasi Dafo.

Sampai sekarang, Patung Buddha Leshan telah dirawat secara teratur selama 1.200 tahun dan dijadikan sebagai salah satu dari situs warisan dunia UNESCO pada 1996. Jika sedang berkunjug ke China, sempatkan waktu untuk mengunjungi Giant Buddha of Leshan untuk menyaksikan salah satu maha karya yang memilki pemandangan luar biasa ini.