Klenteng Sip Sam Fun Eratkan Persaudaraan

2017-12-05 10:40:46
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Klenteng Sip Sam Fun (Oktaviani)

KEBERADAAN Klenteng Sip Sam Fun mempererat persaudaraan antara etnis Tionghoa dan etnis lainnya.

Perbedaan itu indah, jika dimakna dengan cara yang benar. Hal ini disampaikan Aliong selaku Pengurus Klenteng Sip Sam Fun. Keberadaan Klenteng Sip Sam Fun diharapkan dapat mempererat persaudaraan antara etnis Tionghoa dan etnis lainnya.

Klenteng yang berada di Desa Beluluk, Pangkalanbaru, Bangka Belitung ini dibangun pada 2010. Kemegahan dan keunikan arsitektur terlihat disetiap sudut bangunan. Di sisi kiri dan kanan bangunan utama, terdapat dua menara yang masing-masing terukur dengan gambar enam shio.

Warna merah dan emas pun mendominasi klenteng ini. Menurut Aliong, dua warna ini merupakan lambang kemakmuran bagi etnis Tionghoa. Lampion pun ikut memperkuat nuansa Tionghoa di dalam klenteng tersebut.

Di sekitar area klenteng ditanami bunga sakura dan pohon bambu. Di sebelah kiri klenteng pun terdapat kolam yang ditumbuhi oleh bunga teratai. Sehingga, klenteng ini tak hanya sebagai tempat ibadah saja, namun telah menjadi destinasi wisata.

“Biasanya ramai saat weekend. Banyak yang foto-foto,” kata Aliong. Ada beberapa kegiatan rutin yang digelar pengurus klenteng, seperti Hari Raya Imlek, Cap Go Meh, Sembahyang Rebut, dan Ulang tahun Dewa.

“Kalau ada perayaan hari besar akan lebih ramai lagi. Semua warga baik yang Tionghoa maupun bukan ikut berkumpul dan merayakan,” tandas Aliong.