Klenteng Siu San Teng Gelar Sejit Hok Tek Tjen Sen

Kamis, 17 Mei 2018 14:06:15
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : M Romy
Sejit Hok Tek Tjen Sen di Klenteng Siu San Teng, Kota Jambi. (M Romy)

Berbeda dengan Klenteng lainnya, Klenteng Siu San Teng menggelar Sejit Hok Tek Tjen Sen pada Sa Gwee Ji Kao, sesuai dengan kesepakatan pengurus Klenteng.

JAMBI - Ratusan umat Khonghucu Jambi memadati Klenteng Siu San Teng yang terletak di Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, guna mengikuti sembahyang Sejit Hok Tek  Tjen Sen yang jatuh pada Senin (14/5).

Hok Tek Tjen Sen (福德正神) atau yang lazim dipanggil Tua Pek Kong (dalam bahasa Hokkien) yang artinya Datuk Tertua. Hok Tek Chen Sen juga dikenal sebagai Thouw Te Kong (土地公) atau Dewa Bumi sekaligus Dewa Keberuntungan.

“Perayaan Sejit ada yang dilakukan pada Ji Gwee Jiu Ji Kongzili (penanggalan lunar), dan kita mengadakannya pada Sa Gwee Ji Kao berdasarkan kesepakatan dengan para pengurus Klenteng,” jelas Ketua Klenteng Siu San Teng Tanoto Kusumah.

Menurut legenda, Hok Tek Tjen Sen (福德正神) sebelum mencapai kesempurnaan menjadi Sen Ren (dewa), ia adalah seorang pejabat negara bidang perpajakan yang bernama Hok Tek (福德), yang dikenal bijaksana dan arif bagi rakyat miskin. Bahkan, ia rela mengeluarkan uang pribadi untuk memabntu rakyat yang kurang mampu membayar pajak bumi.

Ketika ia wafat, penggantinya sangat bertolak belakang, suka menekan dan menghukum rakyat. Ini membuat salah satu petani berdoa sambil menceritakan masa-masa saat Hok Tek masih hidup sebagai petugas pajak. Doa ini terkabul dan sejak saat itu setiap pagi petani tersebut selalu sembahyang dan berdoa di bawah batang pohon tersebut. Ini diikuti oleh warga lain yang melihatnya, hingga kabar ini akhirnya sampai ke telinga raja.

Raja pun mengirim utusannya ke desa tersebut untuk mencari tahu penyebab daerah tersebut tiba-tiba menjadi makmur. Setelah mendapat laporan, raja pun mengunjungi daerah tersebut dan memutuskan untuk membuatkan altar yang lebih tinggi, miao untuk pemujaan dan memberi gelar tambahan kepada Hok Tek mnejadi Hok Tek Tjen Sen.

Sejak saat itu, Hok Tek Tjen Sen menjadi salah satu dewa yang sangat dipuja, termasuk Sejit Hok Tek Tjen Sen hampir digelar di seluruh klenteng di pelosok dunia, termasuk di Klenteng Siu San Teng.