Mengenal Pan An, Sastrawan Tiongkok Lebih Dekat

2017-12-07 13:41:39
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi - Pan An, Sastrawan Tiongkok. (Istimewa)

PAN An merupakan sastrawan Tiongkok yang terkenal pada masa Dinasti Jin Barat. Tak hanya karena bakat sastranya, dia terkenal dengan wajah tampannya.

Pan Yue atau yang lebih dikenal dengan Pa An merupakan sastrawan Tiongkok yang terkenal pada masa Dinasti Jin Barat. Tak hanya bakat dibidang sastra, dia terkenal juga karena ketampanannya.

Reputasi ini menyebar luas, sehingga orang-orang di masa itu menyebut ‘setampan Pan An’ sebagai sanjungan untuknya. Hingga sekarang dikenal sebagai idiom untuk menggambarkan ketampanan seorang laki-laki.

Popularitas Pan An bisa disejajarkan dengan sastrawan lain, Lu Ji. Sehingga, ada pepatah yang mengatakan bakat sastra Lu itu mirip sebuah laut, sedangkan bakat sastra Pan sangat mirip dengan sungai.

Keluarga Pan An berasal dari Zhongmou. Kakeknya Pan Jin adalah seorang Gubernur Anping di masa Dinasti Han Timur. Sedangkan ayahnya Pan Pi bertugas sebagai Gubernur Langye.

Pan An dikenal sebagai anak jenius dan berbakat sejak kecil. Pada awal 270-an, Pan An bekerja sebagai pembantu Jia Chong, seorang pejabat tinggi Kaisar Wu dari Dinasti Jin. Dan ditahun 278, dia kehilangan minat pada pekerjaan sipil dan pensiun, sebelum pulang ke rumah keluarganya di Desa Gong.

Namun, dia melepas pensiunnya ditahun 282 untuk bertugas sebagai hakim di desa Meng, utara Sungai Kuning dari Luoyang. Dia kembali ke Luoyang pada 287 untuk bertugas sebagai pejabat, sebelum diturunkan dari jabatannya tanpa alasan jelas.

Sekitar tahun 295, dia kembali ke Luoyang untuk bertugas di bawah pejabat bernama Jia Mi. Namun Jia dibunuh dalam suatu peristiwa kudeta pada 300, dan Pan An dituduh terlibat dalam pemberontakan untuk perebutan kekuasaan. Sebelum kebenaran dari kasus itu terungkap, Pan dan seluruh keluarganya ditangkap dan dihukum mati.