Menguak Sejarah Pondok Cina

2018-01-10 17:12:44
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Farid Hidayat
Pondok Cina. (Istimewa)

DAERAH Pondok Cina tak asing lagi bagi masyarakat Depok dan sekitarnya. Namun, tak banyak yang tahu sejarah Pondok Cina.

Bagi masyarakat Depok dan sekitarnya, sudah tak asing lagi dengan daerah Pondok Cina. Sayangnya, tak banyak yang tahu sejarah daerah yang masuk wilayah Kecamatan beji ini.

Sejarah Pondok Cina yang tertuang dalam buku karya Alwi Shahab, yang berjudul ‘Betawi Queen of East’ dijelaskan dahulu ada seorang petinggi VOC bernama Cornelis Chastelein memiliki ribuan hektar tanah partikelir di kawasan yang bernama Depok dan mulai membuka kawasan ini pada tahun 1696.

Tanah partikelir adalah tanah pertuanan, dimana si pemilik tanah selain memanfaatkan tanah juga berhak mengambil pajak langsung kepada pribumi yang berada dalam kawasan yang diklaim sebagai tanahnya tersebut.

Aturan ini dihapus setelah negeri kita merdeka. Meskipun banyak tanah partikelir juga telah dibebaskan oleh para pemiliknya secara pribadi  dan bahkan beberapa tanah partikelir dibeli oleh pemerintah belanda untuk dibebaskan.

Cornelis sendiri mempunyai ratusan budak yang ditugaskan untuk menjadi tenaga kerja pada tanahnya. Budak-budak ini berasal dari seantero negeri apakah dari Bali, Timor, Maluku dan Jawa.

Sebelum Cornelis wafat, dia mewasiatkan semua tanahnya kepada para budak ini dan membebaskan mereka sebagai manusia merdeka. Kelak, para anak keturunan mereka inilah yang menjadi cikal bakal alias penghuni asli kawasan Depok Lama ini yang banyak disebut sebagai Belanda Depok.

Lalu, darimana asal kata kampung Pondok Cina. Dalam wasiat Cornelis, para pedagang Cina yang akan berdagang di Depok dilarang untuk menginap di Depok. Padahal, jarak Jakarta dan Depok pada waktu itu terbilang jauh jika menggunakan kereta kuda apalagi bagi pedagang keliling yang berjalan kaki.

Para pedagang Cina ini mensiasatinya dengan cara menginap di sebuah desa sebelum esok paginya melanjutkan kerja berjualan ke Depok. Itulah cikal bakal kawasan Pondok Cina di tepi kota Depok arah Jakarta. Asal muasalnya adalah tempat pedagang Cina mondok semalaman alias menginap.