Menyibak Benang Merah Hubungan Lampung dan Tiongkok Dulu

2017-11-10 18:30:37
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Benda-benda dari tradisi klasik, berupa keramik Tiongkok . (Istimewa)

DI Taman Purbakala Pugungraharjo, Lampung, banyak ditemukan benda-benda dari tradisi klasik, seperti keramik Tiongkok.

Lampung pada masa dahulukala telah mempunyai hubungan perdagangan dengan Dinasti-Dinasti yang pernah berkuasa di Tiongkok. Hubungan perdagangan itu telah dimulai pada permulaan abad masehi, walaupun catatan tertulisnya seperti dalam Kronim Tiongkok baru pada abad 4 masehi.

Tak hanya perdagangan, hubungan Lampung-Tiongkok terlihat juga dari penemuan benda-benda dari tradisi klasik, berupa keramik Tiongkok di kawasan aliran sungai Way Seputih, seperti Taman Purbakala Pugung Raharjo.

Seperti yang diutarakan Fa Hien dalam bukunya bertajuk ‘Fa Kao Chi’, yang mengisahkan Ye-PO-Ti (Jawadwipa), yang hanya dijumpai sedikit orang yang memeluk agama Budha. Mayoritas orang memeluk agama Hindu dan paham Animisme.

Di situs Pugung Raharjo ditemukan berbagai peninggalan, seperti arca, punden berundak, altar batu, menhir, batu berlubang. Juga ada koleksi batu dan keramik yang berasal dari zaman Dinasti Han, Dinasti Sung, dan Dinasti Ming. Arca tipe Polynesia banyak ditemukan juga di kawasan ini. Oleh karena itu, situs ini sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lampung Timur.