Niujie Mosque, Masjid Bersejarah dan Megah di Tiongkok

2017-11-08 15:39:37
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Niujie Mosque. (Istimewa)

NIUJIE Mosque sudah ada sejak zaman Dinasti Qing. Masjid ini merupakan masjid paling bersejarah dan megah di Tiongkok.

Niujie Mosque merupakan masjid paling bersejarah dan megah di Tiongkok. Masjid yang dikenal dengan Ox Street Mosque ini sudah ada sejak zaman Dinasti Qing (1644-1911 M). Awalnya, masjid ini bernama Libaisi, yang diberikan oleh Kaisar Chenghua pada 1474 Masehi, namun karena lokasinya yang berada di Jalan sapi (Niujie) namanya menjadi Niujie. Niu berarti sapi dan Jie berarti jalan. Nama inilah yang dipakai hingga saat ini.

Struktur fondasi masjid ini pertama kali dibangun pada masa Dinasti Liao  (996 Masehi). Seriring berjalannya waktu, masjid ini mengalami berbagai penambahan dan perluasan bangunan. Masjid ini telah didatangi umat Muslim dari berbagai penjuru dunia.

Apabila dilihat dari luar, wujud bangunan ini lebih mirip kuil Buddha. Saat sudah memasuki masjid ini, barulah akan terlihat sebuah masjid. Masjid yang berdiri di atas lahan 6.000 meter persegi ini dibuat simetris serta struktur bangunannya tersusun rapat.

Secara keseluruhan, masjid ini seperti model istana tradisional Tiongkok, namun untuk dekorasi menggunakan khas Arab, yakni tidak ada lukisan sosok manusia atau hewan di tiang penyangga, dinding, jendela, pintu, atap dan lainnya.

Gerbang masuk Niujie Mosque sendiri berhadapan dengan tembok besar yang beralaskan marmer putih. Tembok panjang ini membentang hingga sepanjang 44 meter. Serangkaian pahatan berupa ukiran kaligrafi Arab menghiasi dinding, menggambarkan kebahagiaan dan keberuntungan.

Setelah melewati pintu masuk, pengunjung akan dihadapkan dengan watching moon tower, sebuah bangunan heksagonal persegi enam dengan dua lantai. Tingginya lebih dari 10 meter dan memiliki atap yang berlapis emas.

Menara ini biasanya digunakan oleh Imam mengamati posisi bulan untuk memutuskan masuknya bulan Ramadhan dan berakhir. Di depan menara terdapat gerbang peringatan yang melengkung dan ada sebuah dinding layar yang ditutupi dengan mural berukir. Kemudian, ruangan sholat utama.

Gerbang melengkung yang terdapat di ruang tersebut dihiasi dengan ukiran tulisan dari Al Quran dan puisi ibadah. Beberapa teks ditulis dalam huruf Arab kuno Al-Kufi, yang jarang terlihat di Tiongkok. Ruangan itu juga dihiasi dengan berbagai lukisan bunga, rangkaian manik-manik kaca berwarna. Hal ini untuk memberikan kontribusi pada atmosfir ruangan agar terkesan suci dan sakral.

 

Islam memiliki sejarah yang panjang di Tiongkok. Pada awalnya diperkenalkan masuk ke Tiongkok pada masa Dinasti Tang. Niujie Mosque tidak hanya menawarkan kesempatan untuk mengagumi bangunan yang benar-benar unik, tetapi juga  untuk memperluas pengetahuan tentang posisi Islam dalam sejarah budaya Tiongkok.

 

Jika ingin berkunjung ke Niujie Mosque, gunakanlah pakaian yang pantas. Pengunjung tidak akan diperkenankan untuk masuk jika mengenakan celana atau rok pendek. Sementara yang dapat masuk ke aula doa hanyalah umat Muslim saja. Beberapa lokasi di kompleks Masjid tidak terbuka untuk umum.