Boen Hian Tong Lestarikan Musik Lam Kwan

Kamis, 15 Maret 2018 15:28:00
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : CHC Saputro
Grup Musik Lam Kwan Boen Hian Tong, Semarang (CHC Saputro)

Boen Hian Tong biasa memainkan Musik Lam Kwan saat Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh, serta event-event tertentu sekaligus sebagai wadah silaturahim seniman Semarang.

SEMARANG - Musik tradisional Lam Kwan merupakan musik yang berasal dari Tionghoa klasik, diciptakan oleh Kaisar Dinasti Tang yang bernama Ming Huang. Namun, di era modern seperti saat ini, musik Lam Kwan masin dimainkan oleh Kelompok Boen Hian Tong.Permainan alat musik Lam Kwan ini terdiri dari alat gesek, petik dan tiup. Pertunjukan Musik Lam Kwan menggunakan alat-alat musik tradisional China seperti Er hu, Liu qin dan lain-lain.

Sekilar, peralatan musiknya mirip dengan beberapa alat musik yang lazim dikenal, seperti Rebab, Ukulele, Biiola, Kecapi dan Flute. Persis seperti alat musik dalam permainan Gambang Kromong dari Betawi.

Di Semarang, musik tradisional Lam Kwan masih dirawat dengan baik para musisi yang tergabung dalam kelompok Boen Hian Tong atau yang lebih dikenal dengan Perkumpulan Sosial Rasa Dharma. Menurut Ketua Boen Hian Tong Harjanto Halim, tujuan kelompoknya tetap memainkan jenis musik ini, merupakan salah satu upaya untuk pelestarian seni tradisional Tiongkok.

“Selain itu, grup musik Lam Kwan Boen Hian Tong menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar seniman Semarang yang gemar memainkan musik Lam Kwan. Musik ini biasanya kami mainkan setiap Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh serta event-event tertentu," tandasnya belum lama ini, di Gedung Rasa Dharma, Gang Pinggir, Semarang.