Cerita Di Balik Pementasan Drama Musikal Hitam Putih Lasem

Senin, 12 Februari 2018 11:14:52
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Hendro Wibowo
Executive Producer Drama Musikal Hitam Putih Lasem Grace Kusno. (Hendro Wibowo)

Seluruh pemain dalam drama musikal Hitam Putih Lasem ini bersedia tampil tanpa bayaran. Bahkan, menanggung biaya akomodasi masing-masing.

YOGYAKARTA – Drama musikal Hitam Putih Lasem sukses dihelat di Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu (3/2) lalu. Kesuksesan ini tidak terlepas dari tangan dini Grace Kusno, Executive Producer drama musikal ini.

Grace menuturkan, ini merupakan kali kesembilan ia bersama d’Art Beat memroduksi pementasan, dari 11 drama musikal yang diproduksi. Sebelumnya, ia antara lain sudah mementaskan Inspektur Jenderal, Suatu Saat Di Stasiun, Garis Kehidupan dan Kunjungan Tuan.

Lebih jauh ia menuturkan, pentas Hitam Putih Lasem berawal dari tim kreatif yang ingin menampilkan kebangsaan budaya Bangsa Indonesia, yakni batik yang dipadukan dengan cerita tentang persatuan dengan jembatan kisah percintaan. Dimana di dalamnya berisikan cerita tentang etnis Tionghoa dan Jawa, dengan latar belakang batik yang asimilasinya bagus.

“Dari situ kami lirik Lasem, kami gali riset sebelum bikin naskah selama setahun. Dari situ kami putuskan bati, persatuan dan ada di Kota Lasem sebagai latar belakang ceritanya. Oktober 2013 kami pentas pertama di TIM Jakarta Graha Bakti Budaya. Kami pentaskan ulang lagi Maret 2014 di Ciputra Artpreuner Theater, karena banyak yang mengatakan bagus banget, tapi yang nonton masih sedikit. Banyak yang belum tahu, sekalipun pentas pertama kami mengalami defisit waktu itu.” kenangnya.

Grace menuturkan, pihaknya sempat berfikiran untuk menampilkan drama musikal ini di kota yang menjadi sumber inspirasi, Lasem, Jawa Tengah. Namun dibatalkan, lantaran kendala ketiadaan gedung pementasan. Pun demikian dengan niat untuk menampilkannya di Kota Semarang. “Akhirnya kami memilih Yogyakarta, karena ada gedung pementasaan dan Yogya juga mewakili kota-kota di Jawa Tengah,” tandasnya.

Ditambahkan olehnya, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung pementasan drama musikal Hitam Putih Lasem, termasuk Harry Darsono yang meminjamkan koleksi pribadinya untuk pementasan. Juga seluruh pemain yang bersedia tampil tanpa bayaran, bahkan menanggung sendiri biaya akomodasi masing-masing.