Drama Musikal Putih Hitam Lasem Akan Digelar di Yogyakarta

Rabu, 24 Januari 2018 14:13:59
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Drama Putih Hitam Lasem. (Istimewa)

DRAMA musikal Putih Hitam Lasem mengusung nilai-nilai persatuan. Pertunjukkan ini rencananya akan digelar di Yogyakarta.

Setelah menuai sukses dan mendapat respon positif di Jakarta, drama musikal bertajuk ‘Putih Hitam Lasem’ yang diusung D'ArtBeat akan digelar di Concert Hall - Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu, 03 Februari 2018 mendatang.

Pertunjukan yang mengusung nilai-nilai persatuan ini pementasannya akan dibagi dalam dua sesi yaitu: pertunjukan 1 berlangsung mulai pukul 14.30 WIB dan pertunjukan 2 pada pukul 19.00 WIB.

Drama Musikal Putih Hitam Lasem besutan Ibas Aragi ini didukung oleh Aminoto Kosin dan Pamela Kosin (Composer And Music Director), DR. Harry Darsono Phd (Stage Costumes), Felicia Chitra dan Vivi Gunawan (Choreographer), dan  Alumni PSM Sanata Dharma (Choir: X-Cantus Firmus).

Drama ini mengusung kisah dari Kota Lasem di pesisir utara, Jawa. Dikisahkan Lian Hoa seorang gadis Tionghoa, dari keluarga Tan pemilik pembatikan Padma Putera, bersahabat dengan Ario Adiatmojo, dari keluarga Jawa pemilik pembatikan Banyu Bening. Persahabatan itupun berkembang menjadi percintaan yang mengarah ke pernikahan. Tapi persahabatan berbeda dengan percintaan bagi Bude Nawangsari dan Bapak Adiatmojo, orang tua Ario, begitu juga kedua orang tua Lian Hoa tidak menyetujui pernikahan mereka.

Suatu hari di pembatikan Banyu Bening mendadak terjadi kebakaran hebat melanda seluruh tempat itu. Kebakaran tersebut telah menyebabkan Adiatmojo mengalami luka bakar parah dan meninggal tak lama kemudian. Kota Lasem gempar karena tersiar kabar bahwa Lian Hoa yang saat itu ada di Pembatikan Banyu Bening lah yang melakukan pembakaran yang menelan banyak korban itu. Lian Hoa menghilang sejak saat itu, tak terlacak jejaknya bahkan oleh pihak yang berwajib yang berusaha menyelidiki peristiwa mengerikan itu.

Setelah dua belas tahun berlalu, dengan tak terduga Lian Hoa muncul kembali di Kota Lasem. Namun kedua orang tuanya telah meninggal dunia, dan Ario yang tetap dicintainya telah menikah dengan Retno, karena tak mampu menahan desakan Bude Nawangsari. Apakah maksud kepulangan Lian Hoa ke Kota Lasem? Sanggupkah dia menguraikan simpul lilitan putih dan hitam yang telah kusut bersilangan selama ini. Untuk mengetahui endingnya tentu, Anda harus menyaksikan kisah yang mengharu biru ini.

Saksikan kisahnya dalam gelaran ini dengan harga tiket VIP: Rp 250 ribu. Platinum: Rp 175 ribu, Gold: Rp 125ribu, Silver: Rp 100 ribu dan Bronze: Rp 75 ribu. Tiket dapat dipesan https://tiketapasaja.com/ev.../drama-musikal-putih-hitam-lasem, Legend Coffee yang berada di Jalan Abu Bakar Ali No.24, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta,  www.kiostix.com dan Kantor D'Artbeat.