Erhu, Alat Musik Gesek Tradisional Tiongkok

2017-10-27 15:27:05
Editor : Porwanto | Sumber : DBS
Ilustrasi - Erhu, alat musik gesek tradisional Tiongkok (Istimewa)

Erhu adalah alat musik tradisional yang digesek dengan busur, yang terbuat dari bambu dan rambut ekor kuda.

Erhu (Huqin: 二胡) merupakan alat musik tradisional Tiongkok yang paling populer di samping Guzheng dan Dizi. Secara umum, alat musik gesek ini dikenal juga dengan nama huqin. Artinya, alat musik orang barbar. Dinamakan demikian karena diperkenalkan oleh orang barbar yang berasal dari Asia Tengah.

Huqin mulai populer pada zaman Dinasti Sung (960-1279 SM). Kemudian berlanjut ke zaman Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1911). Dimana dalam kurun waktu tersebut Huqin telah berkembang menjadi bermacam-macam jenis.

Pada mulanya, Erhu menggunakan dua senar yang terbuat dari sutra, tetapi sekarang menggunakan senar dari logam. Alat musik tradisional ini pun biasanya menggunakan membran dari kulit ular phyton. Tetapi, ada juga yang menggunakan bahan lain. Kotak suara (soundbox) dapat berbentuk segi enam, segi delapan, atau bulat.

Alat musik tradisional ini digesek dengan busur yang terbuat dari bambu dan rambut ekor kuda. Ekor kuda itu ditempatkan diantara kedua senar, sehingga memudahkan perpindahan menggesek antara kedua senar. Rambut ekor kuda tersebut digosok dengan damar, sehingga terasa kesat waktu digesek.

Oleh karena itu, Erhu dapat menghasilkan suara tinggi hingga mencakup 3 oktaf. Bisa membuat tiruan suara nyanyian, suara burung dan kuda. Alat musik tradisional ini pun dapat menghasilkan suara yang melankolis.