Mengenal Bianzhong, Alat Musik Kuno Tiongkok

2017-10-24 17:34:08
Editor : Porwanto | Sumber : Oktaviani/DBS
Memainkan satu set lonceng ini dengan cara dipukul. Bianzhong biasa digunakan saat upacara ritual di kalangan bangsawan Tiongkok tempo dulu. (Istimewa)

Bianzhong memiliki sejarah yang panjang. Alat musik kuno asal Tiongkok ini mulai dimainkan sejak zaman Dinasti Shang.

Bianzhong merupakan alat musik kuno dari Tiongkok. Sejak ribuan tahun lalu hingga saat ini, bianzhong masih dimainkan. Sejarah bianzhong diawali sekitar 3.500 tahun silam. Tepatnya pada zaman Dinasti Shang (1558 SM – 1046 SM). Pada masa itu, bianzhong digunakan sebagai alat musik oleh kalangan bangsawan. Biasa dimainkan dalam upacara-upacara ritual mereka.

Bianzhong ini terdiri dari satu rangkaian lonceng. Rangkaian lonceng tersebut terbuat dari perunggu dan digantung pada sebilah papan kayu. Sebuah alat pemukul yang menyerupai palu digunakan untuk membunyikan lonceng-lonceng tersebut. Alunan melodi indah akan menelusuri telinga pendengarnya, seolah mampu menyeruak ke relung sanubari.

Bianzhong memiliki beragam bentuk. Setiap bentuk lonceng digantung pada papan kayu menurut nada yang dihasilkan. Lonceng-lonceng ini memiliki bagian yang menonjol seperti lensa. Permukaan luarnya terbuat dari baja sehingga mengeluarkan dua nada berbeda saat dipukul. Ini tentu tergantung dari bagian yang terkena pukulan, bagian depan atau samping. Rentang nada dari setiap lonceng sebanding dengan 4 atau 5 jarak nada pada piano.

Lonceng-lonceng Bianzhong memiliki ukuran yang beragam. Di atasnya terdapat gambar atau tulisan yang dapat digunakan sebagai bahan rujukan oleh para ahli tulisan Tiongkok kuno. Lonceng yang berukuran kecil mengeluarkan nada yang tinggi dan halus. Sementara, lonceng yang berukuran besar menghasilkan nada yang rendah dan nyaring. Alat musik bersejarah ini melambangkan kebijakan Tiongkok kuno dan merupakan bukti keberadaan budaya Tiongkok kuno pada masa lalu.

Jika Anda sedang berwisata ke Hubei Provincial Museum di Tiongkok, Anda akan menyaksikan pertunjukan alat musik bianzhong atau The Chime Bells ini. Bianzhong di sini merupakan yang terbesar yang pernah ada sepanjang sejarah Tiongkok. Panjangnya 10,79 meter, tinggi 2,67 meter, dan berat 2.500 kilogram. Di museum ini juga terdapat pedang Kaisar Goujian, bianzhong, dan makam Zheng Hou Yi, sang pemilik bianzhong. Jelasnya, terdapat lebih dari dua ratus ribu koleksi di museum ini.