Yangqin, Alat Musik Tionghoa Yang Dipengaruhi Musik Persia

Senin, 23 April 2018 14:56:26
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : CHC Saputro
Alat Musik Yangqin. (CHC Saputro)

Sebagai alat musik tradisional Tionghoa, Yangqin justru diadaptasi dan dipengaruhi musik Persia. Masuk ke Tionghoa pada zaman Dinasti Ming.

JAKARTA - Dari sejumlah alat musik tradisional Tionghoa yang memiliki senar, Yangqin boleh dibilang salah satu yang unik, lantaran beradaptasi dan dipengaruhi oleh musik Persia. Sesuai perkembangannya huruf Yang berubah menjadi 'Yang' yang berarti diakui.

Yangqin masuk ke Tiongkok pada masa Dinasti Ming (1368-1644) lewat kota pesisir seperti Guangdong. Alat musik gesek dan pukul ini memiliki suara yang nyaring dan daya ekspresif yang kuat. Tidak heran jika perannya sangat penting dalam pertunjukan musik tradisional Tionghoa. Di zaman Dinasti Ming pula, alat musik ini mengalami perkembangan di Tiongkok sesuai dengan karakter budaya Tiongkok.

Yangqin disebut juga Hudie Qin (Kupu-kupu), lantaran bentuknya yang terdiri dari satu kotak dan mirip kupu-kupu yang terbuat dari kayu. Saat ini, Yangqin masih dimainkan di Shanghai dan grup musik Kanton. Yangqin dapat dimainkan secara solo atau bagian dari grup musik. Pada perkembangannya sekarang, sering digunakan adalah tipe 401 dengan 4 lajur kepala senar dan terdiri dari 144 senar.

Pada pementasannya, Yangqin yang dipengaruhi musik Persia ini ditaruh di atas sebuah susunan seperti meja dengan 3 sisi yang menyangganya. Kemudian pemain akan memukul senar menggunakan pemukul dengan gerakan yang lebih lembut namun mirip seperti pemukul drum yang terbuat dari bambu.