Lelah Bekerja, Dokter Tiongkok Tewas Terkena Serangan Stroke

Selasa, 27 Maret 2018 14:03:13
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
dr. Zhao Bianxiang. (Istimewa)

Dokter Tiongkok bernama Zhao Bianxiang tewas akibat serang stroke tidak biasa. Diduga karena kelelahan bekerja selama lebih dari 18 jam.

JAKARTA – Malang benar nasib seorang dokter Tiongkok bernama dr. Zhao Bianxiang asal Provinsi Shanxi. Diduga kelelahan karena bekerja selama 18 jam tanpa henti, ia tewas akibat serangan stroke di hadapan pasiennya.

Dikutip dari berbagai sumber, dokter berusia 43 tahun yang bekerja di poli Penyakit Pernafasan pada Rumah Sakit Distrik Yuci di Zinzhong ini mulai bekerja pada pukul 6 sore dengan mengunjungi pasiennya yang dirawat di bangsal dan baru selesai pada tengah malam.

Usai itu, ia baru melayani pemeriksaan pasien di poli Penyakit Pernafasan hingga tengah hari esoknya tanpa sempat beristirahat. Dan, tiba-tiba ia pingsan di hadapan pasiennya saat melakukan pemeriksaan.

Rekan-rekan sejawatnya mencoba membawa dr. Zhao ke ruang Unit Gawat Darurat untuk memberikan pertolongan. Setelah mendapatkan resusitasi selama 20 jam, dokter Tiongkok ini dinyatakan meninggal lantaran serangan strok. Hasil diagnosa, ia mengalami Subarchnoid Haemorrhage, jenis stroke yang tidak bisa dan disebabkan oleh pendarahan di permukaan otak.