Lion Air Buka Rute Internasional Surabaya - Hainan

Senin, 30 April 2018 15:07:42
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi armada Lion Air. (Istimewa)

Rute internasional baru Lion Air ini memang masih bersifat charter. Akan lebh maksimal jika rute ini nantinya dibuat menjadi penerbangan terjadwal.

JAKARTA - Maskapai penerbangan dalam negeri Lion Air, membuka rute penerbangan  baru dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju Bandara Internasional Meilan Haikou, Hainan. Pembukaan rute internasional baru ini dipastikan akan meningkatkan jumlah wisatawan Tiongkok ke Indonesia, maupun wisatawan Indonesia ke Tiongkok.

Public Relation Lion Group Rama Ditya Handoko mengatakan, rute baru ini merupakan penerbangan charter. “Rencananya penerbangan pertama akan kita lakukan 27 April. Nantinya, rute ini akan dilayani seminggu sekali, tepatnya setiap Hari Jumat,” tuturnya, Rabu (25/4).

Rute ini akan mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-900 ER. Pesawat tersebut akan mengangkut sekitar 200 penumpang. Jadwal keberangkatan dari Bandara Internasional Juanda pada 17.40 WIB dan tiba di Haikou pada 23.45 waktu setempat dengan nomor penerbangan JT 2661.

“Sedangkan penerbangan sebaliknya akan dilakukan setiap Hari Sabtu. Dengan jadwal keberangkatan dari Haikou pada 00.55 waktu setempat dan tiba di Surabaya pada 05.00 WIB, dengan nomor penerbangan JT 2660,” ungkap Rama.

Rama menambahkan, pembukaan rute ini terlaksana atas kerja sama Lion Air Group dengan Hainan United Airlines Travel Group Co.,Ltd. Tujuannya untuk membawa warga Indonesia, melalui Surabaya, agar dapat berkunjung dan berlibur di salah satu kota di Tiongkok, yaitu Haikou.

Begitupun sebaliknya. Lion Air Group beserta Hainan United Airlines Travel Group Co.,Ltd juga melaksanakan misi untuk membawa dan mengajak para warga Tiongkok, melalui Haikou, untuk melakukan kunjungan wisata menuju Indonesia. Dengan pembukaan rute internasional baru tersebut, Lion Air berharap dapat membantu mewujdukan pencapaian target wisatawan mancanegara tahun 2018 yang mencapai 17 juta orang, seperti ditargetkan Kementerian Pariwisata.