Pengemis Makin Canggih di Tiongkok, Terima Sumbangan Via Pembayaran Online

2017-08-31 11:15:00
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Pengemis yang semakin canggih di Tiongkok, menerima sumbangan via pembayaran online. (Istimewa)

SEIRING dengan perkembangan zaman, pengemis juga makin canggih di Tiongkok. Bisa terima sumbangan via pembayaran online, tak mesti uang tunai.

Semakin ke sini, pengemis di Tiongkok mengikuti tren kemajuan teknologi. Kaum duafa makin canggih, karena bias terima sumbangan via pembayaran online. Menggunakan aplikasi di smart phone atau ponsel pintar. Tinggal pindai, maka sumbangan masuk ke pengemis.

Kemajuan itu membuat orang sulit untuk berkelit memberikan sumbangan. Tak ada lagi alasan tak ada uang kecil atau receh. Seperti yang dilansir Asia One, beberapa di antara para pengemis itu terlihat mengalungi kartu dengan cetakan kode QR.

Salah satunya pengemis yang terlihat di Jinan, Provinsi Shandong, Tiongkok. Banyak mengatakan keluarga mereka “sakit jiwa”, karena memberikan kode QR untuk mengemis.

Sama halnya dengan pengemis pada umumnya, berkeliling sambil membawa wadah untuk uang. Meminta-minta kepada setiap orang. Jika kebetulan ada uang tunai, maka ditaruh di wadah tersebut. Jika tidak ada, bisa menggunakan kode QR untuk menyumbang.

Apa yang dilakukan para pengemis itu terkesan cerdik. Ketika meminta diberikan jawaban “Tak ada uang receh” maka dengan sigap menunjukkan kode QR, agar bisa menerima sumbangan melalui aplikasi di ponsel pintar.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh International Business Times, perusahaan pemasaran digital China Channel,  pengemis yang ditemui di Beijing, mendapatkan bayaran oleh pelaku bisnis lokal untuk mempromosikan kode QR. Memanfaatkan pengemis untuk memindai orang-orang.

Kemudian kode itu digunakan untuk mengumpulkan pengguna dari ID WeChat. Kadang dijual ke usaha kecil untuk iklan. Jadi pada saat pengemis meminta sumbangan dengan kode QR, sebaiknya membuat alasan baterai ponsel habis.