Perhatikan Dua Tradisi Budaya Tionghoa Ini Saat Tahun Baru Imlek

Rabu, 07 Februari 2018 11:19:13
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS
Ilustrasi sembahyang saat perayaan Tahun Baru Imlek. (Istimewa)

Soja dan pengucapan selamat Tahun Baru Imlek adalah dua dari sekian budaya Tionghoa yang sering dilakukan, tapi sering kali salah saat melakukannya.

JAKARTA – Terlihat mudah dan sudah menjadi tradisi budaya Tionghoa yang begitu kental, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Misalnya saja Soja ada beberapa ketentuannya. Dan, belum semua orang mengetahuinya.

Dalam Bahasa Mandarin, Soja disebut Gongshou yang dalam dialek Hokkian disebut Kiongchiu (ejaan lama Kiongtjhioe). Cara yang benar dalam melakukan Soja adalah ‘YANG’ memeluk ‘YIN’ atau tangan kanal dikepal, kemudian tangan kiri menutupi tangan kanan. Jari jempol kedua tangan harus berdiri lurus dan saling menempel.

Selain itu, posisi tangan pun ada ketentuannya yang berbeda-beda, sesuai dengan Soja akan diberikan kepada siapa atau untuk apa. Jika kepada yang lebih tua, posisi tangan diangat sejajar dengan mulut. Jika untuk yang seumuran, maka tangan sejajar dengan dada. Sementara, untuk yang lebih muda cukup sejajar dengan perut. Adapun Soja kepada para dewa, posisi tangan harus sejajar dengan mata. Dan, Soja kepada Tuhan, posisi tangan ditaruh di atas kepala.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ucapan yang dilakukan saat perayaan Tahun Baru Imlek. Dulu, biasanya anggota keluarga saling mengucapkan Sin Cun Kiong Hie (Xin Chun Gong Xi). Artinya, selamat menyambut musim semi atau selamat tahun baru.

Namun, ucapan tersebut saat ini dianggap kuno alias tidak trendi dan berganti dengan ucapan Gong Xi Fa Cai atau Kiong Hie Hoat Tjay yang berarti, semoga sukses selalu ata selama jadi kaya. Mungkin, hal in karena generasi sekarang lebih money oriented. Jika ingin lebih afdhol, baiknya mengucapkan Gong Xi Fa Cai, Wan ShiRu Yi, Shen Ti Jian Kang yang berarti, semoga sukses selama-lamanya dan selalu dalam kesehatan.

Yang perlu diingat, perayaan Tahun Baru Imlek bukan bagian dari agama, melainkan budaya tradisi Tionghoa.