Pria Tanpa Tangan Setia Merawat Ibunya yang Berusia 91 Tahun

2017-08-24 13:22:52
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Xingyin Chen menyuapi ibunya. Pria tanpa tangan ini setia merawat ibunya yang sudah berusia 91 tahun. (Istimewa)

MESKIPUN punya kekurangan, tapi pria tanpa tangan di Tiongkok setia merawat ibunya yang sudah uzur. Sikap itu sesuai dengan budaya asli orang Tiongkok.

Seorang pria tanpa tangan di Tiongkok, setia merawat ibunya yang telah berusia 91 tahun. Namanya Xingyin Chen, hanya mengandalkan kaki dan tangannya untuk beraktivitas sehari-hari. Kekurangan pada fisik itu tak mengurangi bakti kepada ibu.

Chen melakukan semua itu untuk ibunya, karena masih memegang erat budaya leluhur. Dalam ajaran Tionghoa setiap anak muda harus melunasi semua yang diberikan orangtuanya. Merawatnya jika sudah tua, dan memberikan kehidupan.

Dia lahir di tengah keluarga petani dan tinggal di wilayah Provinsi Sichuan, Tiongkok. Saat ini tinggal hanya berdua dengan ibunya yang sudah uzur, dan tak bisa beraktivitas. Selain berkebun menanam jagung, ia juga beternak, memelihara kambing.

Usai ke kebun dan mengurus kambing, Chen mengerjakan tugas rumah, mencuci dan masak. Setelah itu menyuapi ibunya. Memegang sendok dengan mulut, maklmum tak punya tangan. Kakinya digunakan untuk memotong sayur.

Seperti yang dikutip dari perfecto.guru, Kamis, 24 Agustus 2017, Chen tak menjadikan tanpa tangan sebagai masalah besar dalam hidup, karena memiliki sepasang kaki yang normal. Terlepas dari kecacatannya, Chen tidak pernah menjadi beban bagi siapa pun.

Dia lebih suka melakukan semua hal dengan usaha sendiri, apalagi  menjadi tulang punggung untuk ibunya. Sikap pria ini adalah contoh hidup bermartabat, kuat dan berani.