Sukses Jadi Seniman Meski Tanpa Tangan dan Kaki

2017-09-08 16:20:45
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Wan Erchun sedang melukis. Ia merupakan seniman yang sukses tanpa tangan dan kaki. (Istimewa)

JADI seniman meski tanpa tangan dan kaki tak mengurangi kemampuan seorang pria di Tiongkok. Menghasilkan karya yang mendapat ancungan jempol.

Seorang pria di Tiongkok sukses jadi seniman, meski tanpa tangan dan kaki. Ia membuat lukisan dan kaligrafi, hanya mengandalkan mulutnya untuk menggoreskan kuas di atas kanvas. Kekurangan itu tak mengurangi kreativitas.

Namanya Wan Erchun, berusia 30 tahun. Menekuni dunia seni, untuk mengubah takdir dalam hidupnya sebagai seorang yang cacat. Tak mau kalah dengan manusia normal, ia unjuk kemampuan melalui karya-karya luar biasa.

Ia membuat lukisan tradisional dan kaligrafi Tiongkok di rumahnya. Berada di Desa Xibao, Kota Yuncheng, Provinsi Shanxi, Tiongkok bagian utara. Sejak lahir, punya kelainan pada kaki dan tangannya.

Setelah dewasa, kekurangan fisik tak membuat Erchun merenungi nasib. Tanpa berbuat apa-apa, untuk membuktikan diri selayaknya manusia normal. Ia mulai belajar membuiat karya seni berupa lukisan dan kaligrafi sejak 2005.

Usaha yang dilakukan Erchun membuahkan hasil, kini ia menguasai teknik membuat lukisan tradisional dan kaligrafi. Mengandalkan mulut untuk menggerakkan kuas. Mencelupkan ke tinta dan menggoreskan di atas kanvas.

Mengikuti alur pikiran dengan kreativitas dan insting seniman. Menghasilkan karya yang mempesona. Mendapatkan pengakuan dari seniman di Tiongkok. Karyanya bak seniman normal, membuat lukisan dengan tangan yang lengkap.

Erchun adalah contoh sosok manusia yang penuh kekurangan fisik, tapi tetap semangat menjalankan hidup, bahkan berkarya. Membuat perubahan dalam hidup, dan memberikan inspirasi bagi semua orang, terutama penyandang disabilitas.