Uniknya Pemindahan Rumah Petani Tiongkok Ini

Rabu, 11 April 2018 11:18:49
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Proses pemindahan rumah milik Gao Yiping. (Istimewa)

Proses pemindahan rumah petani Tiongkok ini bukan hal mudah. Perlu waktu 90 45 hari pengerjaan dan menghabiskan sekira seribu papan kayu.

TIONGKOK – Seorang petani Tiongkok bernama Gao Yiping asal Provinsi Jianxi memiliki cara yang unik, agar rumahnya tidak dihancurkan kendati lahannya terkena proses penggusuran oleh negara. Ya, Gao dan keluarganya memang tetap harus pindah, namun bukan hanya orang, Gao pun memindahkah rumahnya. Ya, pemindahan rumah, dari lokasi lama ke lokasi baru yang akan ditempati Gao dan keluarganya.

Ihwal ini bermula dari kediaman Gao yang berdiri di tengah jalur konstruksi dan terkena penggusuran. Namun, Gao yang baru menempati rumah tersebut selama setahun, tidak ingin rumanya dihancurkan. Sebab, rumah tersebut didesainnya sendiri dan mulai dikerjakan tahun 2014 lalu. Rumah tinggal lantai tersebut memang rumah impian Gao. Ia tidak ingin rumah yang susah payah dibangunnya tersebut dihancurkan.

Negara sendiri siap memberikan kompensasi, Gao membangun rumah tersebut dengan biaya yang lebih besar, mencapai US$ 160.000 atau sekira Rp 2 miliar. Gao bersedia pindah, asal rumahnya jangan dihancurkan.

Setelah mencari berbagai cara agar rumah idamannya tersebut bisa dipertahankan, Gao mendapat masukan dari sahabatnya untuk menggunakan jasa Yancheng, perusahaan spesialis pemindahan rumah untuk jarak yang tidak terlalu jauh. Dibanding rumahnya harus dihancurkan dan membangun ulang di tempat yang baru, Gao pun menyerahkannya pada perusahaan tersebut.

Pada 2017 lalu, Gao kemudian menyewa jasa tim konstruksi profesional untuk memisahkan antara bangunan dengan fondasi rumahnya.  Berat bangunan dari rumah Gao mencapai seribu ton dan tentu saja bukan sesuatu yang mudah untuk dipindahkan dalam waktu sekejap.

Menurut laporan dari Back China, seluruh pengerjaan memakan waktu mencapai satu setengah bulan dan membutuhkan 1000 papan kayu dalam proses pemindahan rumah petani Tiongkok ini. Menurut laporan yang ada, saat ini Gao dan keluarganya sudah menempati rumah mereka di lokasi yang baru selama 3 bulan. Sejauh ini sih belum ada tembok yang retak atau hancur.