Elizabeth Susanti, Menjiawai Seni

2014-06-21 16:52:00
Editor : Admin | Reporter : Ali Wardana
Elizabeth Susanti (Dok. IndoChinaTown)

Elizabeth Susanti, Menjiawai Seni

Ia dari kecil sudah menyukai seni lukis berupa kaligrafi Tiongkok, muncul ketika les bahasa Mandarin. Waktu itu salah satu pengajar sedang membuat kaligrafi. Bagi Elizabeth, seni lukis kaligrafi Tiongkok sangat unik dan lucu. Ketertarikan itu membuat dia konsentrasi belajar kaligrafi Tiongkok. Ternyata kegemaran pada kaligrafi Tiongkok membuatnya dicibir oleh orangtuanya. “Seiring berjalannya waktu, keluarga pun merestuinya untuk menggeluti kaligrafi Tiongkok, bahkan belajar hingga ke Tiongkok, saat libur kuliah,” tuturnya kepada China Town.

Selama mempelajari seni lukis kaligrafi Tiongkok, ia merasakan kesulitan dan kebingungan. Dia pun berinisiatif untuk memadukan unsur desain dalam karyanya. Ia lalu meneruskan kuliah ke Institut Teknologi Bandung, Fakultas Seni Rupa dan Desain. Menurut dia kaligrafi Tiongkok mengandung filosofi dan hikmah yang dapat dipetik oleh semua orang. Dari guratan abstrak yang ada diantara tulisan Tiongkok, bagaimna tebal tipis kuas buat melukis, bagaimna keseimbangan saat memegang kuas.

Berkat kegigihan melakoni seni kaligrafi membuat Elizabeth mendapat berbagai penghargaan, salah satunya penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 2013 kategori pelukis kaligrafi terpanjang: 271 Meter. Dia berharap seiring dengan perkembangan teknologi, melukis kaligrafi dapat menggunakan digital, sehingga menambah daya tarik masyarakat lain untuk menggeluti bidang tersebut.