Miliarder Tiongkok Ini Bangun Studio Film Terbesar Di Dunia

Rabu, 02 Mei 2018 10:10:30
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Wang Jianlin. (Istimewa)

Sebagai miliarder Tiongkok, Wang Jianlin tidak kehabisan akal saat ekspansi bisnis internasionalnya dibatasi. Luncurkan studio film terbesar di dunia senilai Rp 111T.

JAKARTA – Miliarder Tiongkok Wang Jianlin tengah menyiapkan langkah bisnis baru, usai ‘dipaksa’ Pemerintah Tiongkok untuk mengurangi aksi korporasi internasional dan fokus pada investasi dalam negeri pada awal tahun lalu. Pemilik Dalian Wanda Group ini akhir pekan lalu meluncurkan studio film terbesar di dunia bernama Qingdao Oriental Movie Metropolis, Sabtu (28/4).

Lahir di Provinsi Sichuan tahun 1952, Wang Jianlin berasal dari keluarga dengan latar belakang militer. Ia pun sempat mengikuti pendidikan militer dan menjalani dinas militer pada 1970 – 1986. Lepas dari situ, ia sempat menjadi PNS di Dalian, Provinsi Liaoning.

Kiprah bisnisnya diawali saat ia mengakuisisi Dalian Wanda, perusahaan real estate yang hampir bangkrut medio 1990-an. Perlahan, Dalian Wanda berhasil dibawanya menjadi korporasi internasional yang memiliki investasi hingga ke Eropa dan Amerika Serikat. Rantang bisnisnya panjang, mulai dari properti, ritel, hingga hiburan.

Tak cukup sampai di situ, Wang pun membeli operator bioskop terbesar di dunia asal Amerika Serikat AMC Entertainment Holdings, membeli perusahaan pembuat kapan yacht mewah Sunseeker International asal Inggris, hingga mendirikan klub sepakbola Dalian Wanda FC (kini Dalian Shide FC), serta membeli saham klub sepakbola elite dunia asal Spanyol, Atletico Madrid sebanyak 20 persen. Dilansir Forbes, kekayaan anggota senior Partai Komunis Tiongkok ini mencapai US$ 25,5 billiion.

Terkait pembangunan studio film terbesar di dunia, Wang disebut South China Morning Post menggelontorkan dana hingga Rp 111 triliun untuk mengerjakan proyek ini, termasuk di dalamnya untuk pembangunan hotel, taman hiburan dan klub pesiar yang semuanya dibangun di pulau buatan.

Studiio film terbesar di dunia yang dibangun di Timur Tiongkok ini, diharapkan mampu menarik produsen film internasional untuk memproduksi filmnya di studio seluas 400 hektar dengan dukungan peralatan canggih ini. Bahkan, ada subsidi khusus yang akan ditawarkan untuk produsen film dunia yang membuat film untuk pasar domestik Tiongkok di studio ini.”Kami ingin meningkatkan industri perfilman Tiongkok, sekaligus menjadikan Qingdao sebagai pusat perfilman dunia,” tukas miliarder Tiongkok ini.