Tjhai Chui Mie, Wanita Tionghoa Pertama Pimpin Kota Singkawang

2017-12-04 10:23:11
Editor : Porwanto | Sumber : DBS
Tjhai Chui Mie, Wali Kota Singkawang Periode 2017-2022. (Istimewa)

Tjhai Chui Mie merupakan wanita Tionghoa pertama di Indonesia yang menjadi Wali Kota Singkawang.

Tjhai Chui Mie berpasangan dengan Irwan akan memimpin Kota Singkawang periode 2017-2022. Keduanya mengalahkan tiga pasangan calon lainnya pada Pilkada serentak 2017, tepatnya saat Pilwako Singkawang pada 15 Februari 2017. Tjhai Chui Mie dan Irwan akan dilantik pada 19 Desember 2017 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang.

Tjhai Chui Mie terjun ke bidang politik pertama kali pada Pemilu 2004 menjadi anggota DPRD Kota Singkawang, melalui pergantian antar waktu Bong Wui Khong dari Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB). Pada Pemilu 2009, Tjhai Chui Mie kembali mencalonkan diri dari PIB dan berhasil menjadi Ketua DPRD Kota Singkawang, periode 2009 – 2014.

Lantaran PIB tereliminasi secara nasional, Tjhai Chui Mei bergabung dengan PDIP dalam Pemilu 2014. Tjhai Thui Mie tercatat sebagai Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (F-PDIP DPRD) Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.

Wanita kelahiran Singkawang, 27 Februari 1972 ini berasal dari Suku Hakka. Ibu tujuh anak dan istri Lim Hok Nen ini diketahui sebagai pemeluk Agama Budha yang taat. Tjhai Chui Mie mengaku, terjun ke bidang politik atas dorongan dari suami, anak-anak dan keluarga besar.

Selanjutnya, menjadi peserta Pilkada Kota Singkawang tahun 2017 atas dorongan penuh dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Provinsi Kalimantan Barat Cornelis. Cornelis diketahui akan menghabisi masa jabatan periode kedua sebagai Gubernur Kalimantan Barat per tanggal 14 Januari 2018.

Singkawang Cultural Center

Pada pelantikan Wali Kota Singkawang terpilih Tjhai Chui Mie akan diresmikan pula Singkawang Cultural Center (SCC) 19 Desember mendatang.

SCC saat ini sedang dalam proses pembangunan. Lokasinya, bekas gedung bioskop di Jalan Yos Soedarso. Menurut Tjhai Chui Mie, SCC akan menjadi miniatur Kota Singkawang yang menyajikan berbagai informasi mengenai kota tersebut. Masyarakat luas termasuk para wisatawan bisa mengenal Kota Singkawang tempo dulu, kini, dan akan datang.

Akan banyak hal yang dapat ditemui di SCC ini. Selain informasi tempat-tempat menarik di kota Singkawang, menurutnya, akan disajikan aneka kuliner dan hal-hal menarik lainnya.

"Di sini juga nantinya ada ada banyak kuliner dan kebudayaan yang ditampilkan, ini seperti Miniaturnya Kota Singkawang. Mengenalkan Kota Singkawang ke depan sebagai Smart City. Sehingga, pengunjung bisa cari informasi, mencicipi kuliner di Kota Singkawang, seperti Choi Pan, Kwe Tiaw Goreng, dan makanan khas Singkawang lainnya," tuturnya, Jumat (1/12/2017) seperti dikutip Pontianak.tribunnews.com.

Sebagai Kota Wisata, menurutnya, ini penting untuk diperkenalkan ke masyarakat luas. Sehingga, wisatawan yang datang tidak kebingungan harus ke mana setelah tiba di Kota Singkawang.

"Sesuai visi misi kami ingin menjadikan Kota Singkawang sebagai kota destinasi wisata di Kalbar maka hal-hal seperti ini diperlukan. Untuk menunjang pariwisata itu sendiri, setelah mereka datang ke SCC mereka bisa mengetahui apa-apa saja yang ada di Kota Singkawang dan bisa mereka kunjungi nantinya," pungkasnya.