Tjutju Widjaja Ingin Terus Berkarya di Dunia Seni

2017-03-30 15:01:48
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Tjutju Widjaja (Dok. IndoChinaTown)

Meskipun usianya tak lagi muda, Tjutju Widjaja tetap semangat untuk terus berkarya di dunia seni. Sehingga tetap bisa memotivasi orang lain melalui lukisan

JIWA seni sudah lama ada di dalam darah dan nadi Tjutju Widjaja (75), dosen Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung.

Keinginan bergelut dengan dunia seni semakin menguat ketika menjalani usaha kerajinan kaca. Karya yang dihasilkan membuat nama Tju Tju terkenal. Ia merasakan dunia kuliah ketika sudah tua yaitu usia 60 tahun.

“Umur bukanlah penghalang untuk terus belajar. Berhasil menamatkan jenjang S1 pada 2008 di Universitas Kristen Maranatha. Meneruskan ke jenjang pascasarjana di ITB. Berhasil lulus dengan gelar megister seni rupa pada 2010,” katanya.

Dia mengaku, selain aktif dalam dunia pendidikan sebagai pengajar, juga di organisasi. Dia menjabat sebagai ketua kehormatan di Asosiasi Kaligrafi Indonesia.

Kecintaan pada kaligrafi khas Tionghoa telah menuai prestasi, seperti masuk nominasi 30 besar dari 280 peserta dalam lomba lukis se-Jawa Barat pada 2007, juara kedua dalam kompetisi Kaligrafi Internasional World Expo Shanghai pada 2010.

Ia mengaku anugerah dan bakat sebagai pelukis kontemporer akan terus dikembangkan agar bisa berkarya serta memberikan motivasi kepada orang lain melalui lukisan.

“Seni lukis dan seni kaligrafi Tionghoa sebagai seni pemberi pesan berupa kata-kata yang indah dan kata bijak. Sehingga membuat dunia ini indah dan damai, anak-anak bertumbuh dengan baik, memiliki harapan masa depan yang baik,” tutup ibu dari enam anak ini.