Berwisata ke Pusat Penebar Cinta Kasih Alam Semesta

2017-10-03 15:06:23
Editor : Azis Faradi | Reporter : Oktaviani
Maha Vihara Duta Maitreya, destinasi berwisata cinta kasih terhadap alam semesta dan manusia di Batam. (Istimewa)

BOSAN dengan destinasi yang itu-itu saja, coba sekali-kali berwisata ke Pusat Penebar Cinta Kasih Alam Semesta. Berada di wilayah pembatas.

Menghabiskan waktu liburan dengan berwisata ke destinasi bahari atau wisata alam sudah lazim dilakukan. Cobalah untuk ke Pusat Penebar Cinta Kasih Alam Semesta atau lebih dikenal sebagai Maha Vihara Duta Maitreya.

Letaknya berada di Batam, Kepulauan Riau. Dianggap sebagai destinasi penuh dengan cinta kasih, karena makna dari nama tempat ibadah tersebut. Memiliki arti menebarkan cinta kasih kepada  umat manusia dan seluruh alam semesta.

Vihara Duta Maitreya, didirikan pada tahun 1991 dan diklaim sebagai tempat ibadah terbesar di Asia Tenggara. Bangunan megah, berpaduan antara identitas Buddha dan Tionghoa, berdiri di atas lahan 4,5 hektare.

Jika ada niat berkunjung ke sana, mata Anda akan terpukau oleh patung Buddha Maitreya di setiap sudut vihara. Patung-patung itu siap menampung segala persoalan umat manusia, sesuai dengan karakternya.

Selain patung tersebut, ada juga Buddha Sidharta Gautama, Dewa Besar Panglima Perang Kwan Kong, Dewi Kwan Yin, Satya Kalama, dan lain-lain.

Menurut Pandita Liyas, Kepala Bidang Sekertaris, Kerohanian, Pendidikan, dan Seni Budaya Maha Vihara Duta Maitreya, bangunan terdiri dari tiga lantai dengan fungsi yang berbeda-beda. Lantai pertama, misalnya, untuk peribadatan umat beragama Konghucu, tersedia perlengkapoan sembahyangnya.

Pada lantai ini, selain sebagai tempat sembahyang, juga terdapat restoran vegetarian dan toko souvenir dari Tiongkok. “Lantai dua untuk mendengarkan ceramah dharma dan belajar Mandarin. Lantai ketiga untuk belajar tata krama Buddha serta tempat puja bhakti sebanyak tiga kali dalam sehari,” tuturnya.

Selain untuk beribadah, sambungnya, Maha Vihara Duta Maitreya juga mendirikan sekolah dari tingkat play group sampai perguruan tinggi. Lembaga pendidikan tersebut, terbuka bagi masyarakat umum, tanpa melihat etnis dan agamanya.

“Pesan dari Buddha Maitreya yang paling terkenal adalah ingin mengubah dunia menjadi seperti surga. Mari jadikan Buddha Maitreya sebagai sosok yang patut untuk diteladani dalam menjalani kehidupan,” tutupnya.