Festival Warak Ngendok Ramaikan Klenteng Agung Sam Poo Kong

2017-11-09 14:12:23
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Festival Warak Ngendok. (Istimewa)

FESTIVAL Warak Ngendok digelar selama Oktober di Klenteng Agung Sam Poo Kong. Beberapa acara digelar, seperti bazar kuliner, atraksi barongsai dan naga.

Selama Oktober, ada penampilan berbeda di Klenteng Agung Sam Poo Kong. Klenteng terbesar di Semarang ini menggelar Festival Warak Ngendok. Warak ngendok dipilih karena identik dan dekat dengan masyarakat Kota Semarang dan menggambarkan suasana kebahagian.

Festival Warak Ngendok biasanya hadir setiap upacara menyambut datangnya Ramadan dalam penanggalan Islam. Bahkan, setiap perayaan tersebut Pemkot Semarang selalu mengadakan karnaval budaya. Event tahunan Kota Semarang ini akrab disebut Dugderan.

Warak Ngendok sendiri merupakan sosok binatang imajiner berkaki empat berkepala menyerupai naga, yang merupakan penggabungan dari tiga budaya, yaitu Jawa, Tiongkok, dan Arab.

Klenteng Sam Poo Kong ingin kemeriahan perayaan Warak Ngendok tidak hanya bisa dinikmati satu kali dalam setahun, setiap menjelang puasa saja. Oleh karena itu, tema ini diusung karena klenteng ingin menghadirkan nuansa kebahagiaan masyarakat Kota Semarang dan juga menepis isu sara yang akhir-akhir ini santer didengar.

Guna memeriahkan Festival Warak Ngendok, beberapa acara digelar, seperti bazar kuliner, atraksi barongsai dan naga, demo masak, live music, dan lomba fotografi.