Geser Australia, Turis Tiongkok Paling Banyak Liburan Ke Bali

Jumat, 11 Mei 2018 10:51:32
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS.
Ilustrasi Turis Tiongkok berlibur di Bali. (Istimewa)

Ada beragam sebab dibalik meningkatnya jumlah turis Tiongkok yang liburan ke Bali. Mulai dari promosi wisata, kesamaan kultur, hingga adanya penerbangan langsung.

BALI – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, sepanjang tahun lalu turis Tiongkok menduduki perinkat pertama turis asing yang liburan ke Bali. Tercatat tahun lalu turis Tiongkok yang menyambangi Pulau Dewata sebanyak 1,37 juta orang, melonjak 51,52 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 907.028 orang.

Dari jumlah itu, turis Tiongkok mencatatkan persentase tertinggi kedatangan wisatawan asing di Pulau Bali, menggeser turis asal Australia yang biasanya mendominasi ke posisi kedua dengan persentase 18,87 persen. Disusul di belakangnya berturut-turut turis asal India (4,53 persen), Jepang (4,42 persen), Inggris (4,25), Amerika Serikat (3,30), Prancis (3,17), Jerman (3,15), Korea Selatan (3,12) dan Malaysia (2,88 persen), melengkapi peringkat sepuluh besar negara asal wisatawan asing di Pulau Bali.

“Ada berbagai penyebab meningkatnya jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Bali. Pertama, karena adanya kerja sama antara Pemerintah Tiongkok dengan Indonesia, khususnya Bali. Kemudian, adanya penerbangan langsung dari Tiongkok ke Denpasar, ini mendorong signifikan jumlah wisatawan asal Tiongkok,” jelas Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, orang Tiongkok sangat gemar dengan laut, sehingga banyak turis Tiongkok yang ke Indonesia, khususnya Bali. Menurutnya, ini menjadi potensi untuk Indonesia mempromosikan pariwisata Indonesia dengan mengangkat wisata Bahari.

“Laut atau pantai itu surga bagi mereka, dan Indonesia banyak memiliki laut dan pantai. Selain laut, turis Tiongkok juga gemar wisata kuliner belanja. Semua bisa dilakukan di Indonesia, termasuk di Bali. Kita juga sudah memiliki penerbangan langsung dari Tiongkok ke Bali dan ada Jalur Laut Cheng Ho di Batam. Hasilnya, Tiongkok menggeser posisi Australia,” paparnya.

Adapun Konsul Jenderal Tiongkok di Bali Hu Yinquan menandaskan, peningkatan jumlah turis Tiongkok yang liburan ke Bali, tidak terlepas dari promosi yang dilakukan pihaknya. Kami mempromosikan pariwisata Bali, karena kemiripan seni dan budaya antara Bali dengan Tiongkok,” tandasnya.