Ingin Melihat Pagoda Shwedagon, Datang ke Taman Alam Lumbini Berastagi

2017-12-13 16:11:10
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Pagoda Shwedagon (Istimewa)

BERASTAGI kini memiliki replika Pagoda Emas Yangon atau Pagoda Shwedagon. Bagi Anda yang ingin melihatnya datang saja ke Taman Alam Lumbini.

Bagi Anda yang ingin melihat Pagoda Shwedagon atau Pagoda Emas Yangon kini tak perlu jauh-jauh ke Myanmar. Datang saja ke Taman Alam Lumbini, Berastagi. Pasalnya, kini di tempat tersebut terdapat replika Pagoda Emas Yangon.

Kawasan wisata alam yang berada di Desa Tongkok, Kecamatan Dolat Rakyat, Berastagi, Karo, Sumatera Utara ini mulai dibuka pada Oktober 2010. Replika pagoda ini pernah dicatatkan pada rekor MURI untuk kategori stupa tertinggi di Indonesia.

Untuk memasuki Taman Alam Lumbini ini pengunjung tak perlu mengeluarkan biaya. Meskipun begitu, kenyaman pengunjung tetap terjamin.

Bagi pengunjung yang ingin mencapai pagoda harus melewati jembatan gantung sepanjang 20 meter yang dihiasi dengan lentera yang bergelantungan. Jembatan ini bernama Titi Lumbini. Di bawahnya hamparan taman bunga tertata asri. Pagoda Shwedagon dengan arsitektur yang indah dan glamour dalam balutan kuning keemasan.

Tak jauh dari Pagoda berdiri megah menara berbentuk bekisar. Ada sulur gelang-gelang emas yang makin memesona. Di puncaknya puluhan lonceng sebagai penghias yang selalu berdentang ketika diderai angin.

Kalau ingin leluasa berkunjung, disarankan jangan berkunjung di akhir pekan (baca. Minggu), karena ada ibadah umat budha. Um bau hio ketika masuk di dalam pagoda. Di dalam pagoda ada empat patung budha yang terbuat dari marmer.

Di dalam Pagoda Taman Alam Lumbini ini tersimpan sebanyak 2.958 rupang Buddha, 30 rupang Arahat dan 108 relik suci serta hampir seluruhnya dibawa langsung dari Myanmar, termasuk puncak pagoda setinggi 46,8 meter di atas stupa.

Untuk mencapai Taman Alam Lumbini tak sulit. Selain bisa menggunakan mobil pribadi, taksi, bisa juga menggunakan angkutan umum rute Medan-Berastagi-Kabanjahe dengan membayar ongkos berkisar Rp 10.000. Sesampai Simpang Tongkoh berhenti. Bisa dilanjutkan naik ankot atau berjalan kaki sekira 500 meter untuk mencapai Taman Alam Lumbini.