Megahnya Istana Potala Di Bukit Merah Tibet

Rabu, 11 April 2018 11:29:01
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Istana Potala. (Istimewa)

Terletak di Bukit Merah, pusat kota Lhasa, Daerah Otonom Tibet, Istana Potala menjadi kediaman resmi Dalai Lama. Berulangkali diguncang gempa.

TIONGKOK – Negeri Tirai bambu dikenal dengan segudang wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Satu di antaranya adalah Istana Potala yang memiliki nilai srsitektur tinggi. Terletak di Bukit Merah di pusat kota Lhasa, Daerah Otonom Tibet, Tiongkok, istana yang besar dan megah itu dibangun mengikuti topografi bukit. Istana Potala adalah karya representatif arsitektur etnis Tibet yang cemerlang, juga salah satu bangunan zaman kuno yang paling terkenal di Tiongkok. Tak heran jika dijuluki ‘Mutiara Atap Dunia.

Istana Potala merupakan tempat kegiatan politik, agama dan tempat tinggal Dalai Lama Tibet dari masa ke masa. Istana tersebut adalah bangunan bertingkat paling besar yang ada di Tibet hingga saat ini. Menurut catatan sejarah, Istana Potala mulai dibangun pada masa berkuasanya Songtsan Gambo Dinasti Tibet abad ke-7 Masehi.

Bangunan yang memiliki 13 lantai ini berukuran 400 meter dari timur ke barat dan 350 meter dari utara ke selatan dengan kemiringan batu rata-rata setebal 3 meter dan didasar tebalnya mencapai 5 meter. Di dalam tembok luar diisi cairan besi untuk meningkatkan keutuhan seluruh bangunan dan daya tahan terhadap gempa bumi, sedang di atasnya dilengkapi hiasan terbuat dari emas untuk penangkal petir.

Selama ratusan tahun, Istana Potala telah mengalami berkali-kali sambaran petir dan gempa bumi, tetapi bangunan itu tetap berdiri kokoh. Istana Potala terdiri dari Istana Putih di bagian timur sebagai tempat tinggal Dalai Lama, Istana Merah di bagian tengah yang merupakan balairung pemujaan Buddha dan pagoda persemayaman arwah Dalai Lama serta rumah biksu berwarna putih di bagian barat. Di depan Istana Merah terdapat sebuah tembok putih yang tinggi, tempat menggantungkan permadani besar bergambar Buddha pada hari raya agama.

Walaupun bangunan-bangunan di Istana Potala dibangun pada masa yang berbeda, namun seluruh bangunan istana tampak sangat megah dan selaras karena dengan cerdik memanfaatkan topografi bukit, sehingga mencapai taraf sangat tinggi dalam estetika seni bangunan.

Istana Merah adalah bagian utama Istana Potala, di mana terdapat balai pagoda arwah Dalai Lama berbagai zaman dan berbagai ruang pemujaan Buddha. Di antaranya, balai pagoda arwah Dalai Lama V Losan Jiacuo dengan tinggi pagoda 15 meter. Dasarnya berbentuk persegi dan atapnya bundar. Jenazah Dalai Lama V disimpan dalam pagoda tersebut setelah diawetkan dengan bahan pewangi dan bahan-bahan lain.

Pagoda tersebut dilapisi emas seberat 3724 kilogram dan bertatahkan lebih dari 15 ribu intan, zamrud, mutiara, giok dan batu akik yang mahal. Pada alas pagoda diletakkan berbagai alat untuk upacara sembahyang. Karena keunikan arsitektur, nilai sejarah dan letaknya di Bukit Merah yang tidak pada umumnya, Istana Potala ditetapkan oleh UNESCO kedalam daftar warisan dunia