Mengenal Karakter Turis dari Tiongkok

2017-09-20 17:20:36
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Ilsutrasi turis Tiongkok. Pelaku usaha perlu mengetahui karakter turis dari negara tersebut. (Istimewa)

SETIAP tahun, jumlah turis dari Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia terus meningkat. Pelaku usaha pariwisata perlu mengenal lebih jauh karakteristiknya.

Indonesia menyimpan sejuta destinasi wisata dengan keindahan yang tak tertandingi. Tak mengherankan banyak warga asing yang berlomba-lomba datang. Untuk itu perlu mengenal karakter dari turis yang berkunjung, termasuk dari Tiongkok.

I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, mengungkapkan, turis dari Tiongkok memiliki sifat yang unik. Berbeda jauh dengan turis dari negara lain. Biasanya, ketika berwisata ke Indonesia, akan mencari yang murah.

Misalnya, kata Gde, mayoritas turis Tiongkok mencari transportasi dan hotel yang murah. Akan tetapi, dalam berburu kuliner dan belanja termasuk tinggi. “Secara kualitatif. Bisa jadi wisata kuliner menjadi primary wisata, seperti Kota Batam dan Bandung yang jadi tujuan utamanya turis dalam hal berbelanja,” tuturnya, Selasa, 19 September 2017.

Maka dari itu, wisata kuliner dan berbelanja tak bisa dikesampingkan, karena punya penggemar dari turis tertentu. Hanya saja di Indonesia karakter wisata yang banyak dari sektor alam, budaya, perkotaan dan pedesaan.

Yang menyamakan antara turis dari Tiongkok dengan negara dari Asia lain, seperti Jepang dan Korea adalah suka belanja oleh-oleh. Hal ini berbeda dengan karakter turis dari Amerika Serikat dan Australia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik jumlah wisatawan dari Tiongkok terus meningkat. Selama Januari sampai Juli 2017, jumlah turis dari Negeri Tirai Bambu sebesar 15,88 persen atau sebesar 214.573 kunjungan dari total turis asing.