Pemberhentian Komisaris Pertanian Negara Bagian Delta, bersama dengan Sekretaris Tetap dan lainnya yang diarahkan untuk melanjutkan cuti wajib karena ketidaksesuaian keuangan, dipublikasikan di media sebelum mencapai pimpinan pegawai negeri.

Kepala Pelayanan Negara (HoS), Mr. Reginald Bayoko, yang melakukan observasi selama kunjungan kehormatan para eksekutif dan anggota Kapel Koresponden Asaba dari Persatuan Jurnalis Nigeria (NUJ) di Asaba, mengatakan bahwa pemerintah Nigeria negara telah mempertahankan budaya mendisiplinkan pejabat publik yang bersalah secara internal, tanpa menggunakan media.

Patut diingat bahwa Gubernur Negara Bagian, Rt.Exmo. Sheriff Oborevwori pada hari Senin memerintahkan pemberhentian Komisaris Pertanian negara, Bapak Perez Omoun, sementara Sekretaris Tetap, Bapak Ben Agamah, Wakil Direktur, Teknik Pertanian, Eng. Oki Preowei Yintareke dan kepala akuntan, Bapak Gabriel Idiatacheko , terpaksa melanjutkan cuti wajib karena dugaan penyelewengan dana yang dialokasikan untuk program pertanian di negara bagian tersebut.

Bayoko mengatakan pimpinan telah menangani kasus-kasus seperti itu beberapa kali, dan menambahkan bahwa mereka yang terlibat akan menghadapi tindakan disipliner.

Dalam mendukung keputusan gubernur tersebut, HoS mengatakan bahwa pegawai negeri sudah terbiasa menangani masalah-masalah tersebut secara tertutup, tanpa prasangka atau bantuan.

Bayoko mengatakan, pimpinan Aparatur Sipil Negara akan terus menerapkan tindakan disiplin kepada PNS yang kedapatan melakukan praktik agresif untuk menjamin kewarasan.

Dia menjelaskan, apa yang menimpa para pekerja di Kementerian Pertanian bukanlah yang pertama kali ditangani oleh pemerintah negara bagian. Ia menambahkan bahwa pimpinan aparatur sipil negara tidak akan menoleransi segala bentuk ketidakdisiplinan yang dilakukan oleh para pekerja negara.

Mengenai penghapusan subsidi BBM, Bayoko mengatakan pemerintah negara bagian juga akan terus mencari cara untuk mengurangi dampaknya terhadap pegawai negeri di negara bagian tersebut.

Menurutnya, pemerintah negara bagian di bawah kepemimpinan Gubernur Oborevwori telah berada di garis depan dalam mengatasi masalah kesejahteraan pekerja, memastikan pembayaran segera atas gaji dan tunggakan serta promosi pekerja yang cepat.

Pada saat yang sama ia mengucapkan selamat kepada para eksekutif kapel yang baru terpilih, ia juga meminta para jurnalis untuk pandai berbicara dalam menyeimbangkan laporan mereka sebelum dicetak.

Ia juga menghimbau para jurnalis untuk bernegosiasi dalam jurnalisme pembangunan bahkan ketika melaporkan isu-isu lain, seraya menambahkan bahwa jurnalis terus menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam memanfaatkan Agenda LEBIH BANYAK dari pemerintahan Oborevwori.

Ia menuding jurnalis menjunjung tinggi nilai fundamental kebenaran dan keadilan dalam pemberitaan.

Sebelumnya, Ketua Kapel Koresponden Asaba, Kamerad Ifeanyi Olannye, memuji Kepala Layanan atas kemitraannya dengan tenaga kerja negara yang memastikan transisi mulus dari pemerintahan Gubernur Ifeanyi Okowa sebelumnya ke pemerintahan Gubernur Oborevwori saat ini.

Beliau juga memuji kepemimpinan pegawai negeri sipil yang telah menjamin perdamaian di Serikat Pekerja negara, dan menambahkan bahwa perdamaian yang berkelanjutan dengan serikat pekerja telah menjamin stabilitas dalam pegawai negeri sipil negara.

Ia lebih lanjut memuji pemerintah negara bagian atas intervensi segera guna meningkatkan dampak subsidi terhadap pekerja melalui berbagai cara, termasuk persetujuan hari kerja fleksibel bagi pekerja di semua tingkatan.

Sumber