Oleh Adedapo Adesanya

Manajemen Universitas Wigwe, institusi tersier yang didirikan oleh mendiang kepala eksekutif grup Access Holdings Plc, Mr Herbert Wigwe, telah berjanji untuk melanjutkan visi mendiang pendirinya.

Perlu diingat bahwa Tuan Wigwe, bersama istrinya, Doreen, putranya, Chizi, dan mantan ketua Nigerian Exchange (NGX) Group Plc, Tuan Abimbola Ogunbanjo, semuanya dia meninggal dalam kecelakaan helikopter di Amerika Serikat pada akhir pekan.

Dia melakukan investasi besar sebesar 500 juta dolar untuk mendirikan universitas baru di Rivers State guna menjembatani kesenjangan keterampilan di sektor keuangan dan teknologi di Nigeria.

Dalam pernyataan yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pembina Universitas Wigwe, Profesor Fabian Ajogwu, ditegaskan bahwa: “Fondasi yang dia letakkan untuk lembaga ini kuat dan kami teguh dalam tekad kami untuk menghormati ingatannya dengan terus membangun sebuah lembaga pendidikan kelas dunia.”

“Dr Wigwe adalah seorang visioner yang komitmennya terhadap pendidikan sebagai katalis kemajuan masa depan Afrika sangat menginspirasi dan tak tergoyahkan. Ia sangat yakin bahwa pendidikan adalah landasan kemajuan dan transformasi, dan visinya untuk Universitas Wigwe berakar pada keyakinan mendalam bahwa pendidikan dapat mengubah jalannya sejarah di benua Afrika.

“Dia membayangkan Universitas Wigwe sebagai wadah untuk membina para pemimpin masa depan yang tidak kenal takut, inovatif, dan berjiwa wirausaha yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap posisi global Afrika.

“Sementara kami berduka atas kehilangan Dr. Wigwe, istri dan putra mereka, kami meyakinkan para pemangku kepentingan kami, termasuk calon mahasiswa, dosen dan staf, bahwa Universitas Wigwe tetap berkomitmen untuk memastikan impian dan aspirasi mereka terhadap universitas terwujud,” kata dewan.

Ia menekankan bahwa ia akan bekerja tanpa kenal lelah untuk mempertahankan standar keunggulan akademik, inovasi, dan dampak sosial yang ia impikan.

“Obor yang beliau nyalakan akan memandu kita untuk bergerak maju, membina generasi pemimpin dan wirausahawan yang tak kenal takut yang pasti akan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di Afrika dan dunia,” tambahnya.

Direncanakan akan dimulai tahun depan, Universitas Wigwe berencana untuk menawarkan program studi di bidang manajemen, sains dan teknik, teknologi informasi dan seni kreatif. Sasarannya adalah menerima 1.400 siswa pada tahun pertama, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 10.000 dalam waktu lima tahun.

Universitas juga telah merencanakan pengajaran yang bersifat hibrid, mengintegrasikan teknologi agar sesuai dengan kualitas pendidikan yang ditemukan di AS dan Inggris.

Biaya kuliah Universitas Wigwe diperkirakan sekitar US$12,500 per tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan universitas negeri di negara tersebut.

Universitas berencana merekrut 30% staf pengajarnya dari Inggris dan Amerika.

Tuan Wigwe, sebelum kematiannya, juga bermaksud untuk mengajar dan membimbing siswa secara pribadi. Dia juga membayangkan kolaborasi dengan pengusaha terkemuka termasuk Aliko Dangote, orang terkaya di Afrika.

Tim kepemimpinan sekolah termasuk Profesor Miles Davis sebagai Wakil Rektor, Profesor Nelson Uzoechi-Uzoma Alino sebagai Wakil Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Profesor Dal Didia sebagai Wakil Wakil Rektor Akademik.

Sumber