CERITA YANG BERKEMBANG,

Wakil komisaris operasi NYPD mengatakan “tidak ada ancaman berkelanjutan” setelah penembakan tersebut.

Pihak berwenang di kota terbesar di AS mengatakan satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam penembakan di stasiun kereta bawah tanah New York.

Pihak berwenang mengatakan penembakan itu terjadi di peron kereta api di Bronx sekitar pukul 16:30 (21:30 GMT) pada hari Senin, ketika para pekerja kantoran dan pelajar memulai perjalanan malam mereka ke tempat kerja.

Kaz Daughtry, wakil komisaris operasi Departemen Kepolisian New York, mengatakan “tidak ada ancaman yang berkelanjutan.”

“Penembakan yang terjadi adalah insiden yang terisolasi,” kata Daughtry dalam sebuah postingan di X, menambahkan bahwa pihak berwenang akan memberikan informasi terkini mengenai “penyelidikan yang sedang berlangsung” nanti malam.

Berita televisi menunjukkan bahwa ada operasi penyelamatan besar-besaran di stasiun kereta bawah tanah Mount Eden Avenue, sekitar 14 km (9 mil) utara Times Square di Manhattan, tempat sebuah kereta bawah tanah berhenti.

Diduga penyerang melepaskan tembakan setelah terjadi pertengkaran, lapor CNN dan ABC News, mengutip sumber anonim.

Saksi Efrain Feliciano, 61, mengatakan kepada Daily News ada “peluru beterbangan ke mana-mana.”

Saya melihat percikan api ketika peluru menghantam tembok,” kata Feliciano. “Wanita itu sedang menggendong bayi yang berteriak-teriak di pelukannya.”

Kekerasan dengan senjata biasa terjadi di Amerika dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, meskipun New York lebih aman dibandingkan pusat kota besar lainnya dan penembakan di kereta bawah tanah jarang terjadi.

Sumber