India dan Austria sepakat untuk mendorong perjanjian perdagangan bebas yang lebih cepat antara India dan UE

Perdana Menteri Modi melakukan kunjungan resmi dua hari ke Austria

Wina:

Menekankan bahwa India dan Uni Eropa memiliki “ruang pasar bebas terbesar dan paling dinamis di dunia”, India dan Austria pada hari Rabu membahas hubungan India-UE dan mengatakan perjanjian perdagangan bebas UE yang telah lama ditunggu-tunggu harus dipercepat.

Kanselir Austria Karl Nehammer dan Perdana Menteri Narendra Modi menegaskan bahwa hubungan yang lebih erat antara UE dan India akan menguntungkan kedua belah pihak dan memberikan dampak positif dalam skala global. Mereka juga menegaskan kembali dukungan kuat mereka terhadap negosiasi perdagangan dan investasi India-UE yang sedang berlangsung dan implementasi cepat Kemitraan Konektivitas UE-India.

Perdana Menteri Modi melakukan kunjungan resmi dua hari ke Austria atas undangan Kanselir Nehammer. Ini merupakan kunjungan pertama Perdana Menteri India ke Austria setelah 41 tahun, di tahun yang menandai peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

“Kanselir dan Perdana Menteri fokus pada hubungan India-UE karena, seperti yang Anda ketahui, Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) India-UE telah dinegosiasikan selama lebih dari 23 tahun,” kata Menteri Luar Negeri Vinay Kwatra pada konferensi pers untuk memperingati kunjungan Perdana Menteri Modi.

“Perdana Menteri Modi dan Kanselir Austria sepakat bahwa ini adalah waktu yang sangat lama untuk menunda diskusi dan sepakat bahwa ini adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh India dan mereka untuk mempercepat proses tersebut,” kata Kwatra.

“Tentu saja, mereka juga berbicara tentang cakupan peluang baik di bidang ekonomi maupun politik,” katanya, seraya menambahkan: “Ini berkaitan dengan kemitraan India-UE serta bagaimana hubungan India-Austria memposisikan diri secara sinergis dalam keseluruhan hubungan India-UE.”

UE adalah mitra dagang terbesar ketiga bagi India, dengan perdagangan barang senilai €88 miliar pada tahun 2021 atau 10,8%. total perdagangan India. India adalah mitra dagang terbesar ke-10 UE, menyumbang 2,1%. total perdagangan barang UE. Perdagangan jasa antara UE dan India mencapai €30,4 miliar pada tahun 2020, menurut data yang tersedia di situs web UE.

Pernyataan bersama India dan Austria yang dikeluarkan pada akhir kunjungan kenegaraan resmi menyebutkan kedua pemimpin menekankan bahwa India dan Uni Eropa memiliki ruang pasar bebas terbesar dan paling dinamis di dunia dan juga mencatat bahwa hubungan yang lebih dalam antara UE dan India akan menguntungkan kedua belah pihak dan akan memberikan dampak global yang positif.

“Kanselir Nehammer dan Perdana Menteri Modi sepakat untuk mendukung berbagai inisiatif yang bertujuan mendekatkan India dan UE. Dalam konteks ini, mereka menegaskan kembali dukungan kuat mereka terhadap negosiasi perdagangan dan investasi India-UE yang sedang berlangsung dan implementasi awal Kemitraan Konektivitas UE-India,” katanya.

(Kecuali judulnya, cerita ini belum diedit oleh NDTV dan diterbitkan dari feed sindikasi.)

Menunggu menjawab memuat…

Sumber

Previous articleSensasi Xavi Simons
Next articleTempat pre-order Samsung Galaxy Ring baru
Eva Julianti
Eva Julianti, seorang reporter berita selebriti yang berdedikasi, telah mendapatkan pengakuan atas liputannya yang mendalam dan komprehensif tentang berbagai berita hiburan. Berasal dari Bogor, Indonesia, kecintaan Julianti terhadap dunia hiburan terpancar melalui gaya pemberitaannya yang menarik. Sebagai lulusan sekolah jurnalisme terkemuka, komitmennya terhadap akurasi dan kemampuan untuk terhubung dengan beragam khalayak telah menjadikannya sosok yang dihormati dan dipercaya dalam jurnalisme selebriti.