Tentara Israel memanggil "Semua orang di Kota Gaza" Keluar saat menyerang

Akibat serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober, 1.195 orang tewas. (Mengajukan)

Kota Gaza:

Tentara Israel menjatuhkan ribuan selebaran di Kota Gaza pada hari Rabu, menyerukan semua penduduk untuk meninggalkan kota tersebut di tengah serangan militer yang semakin intensif di kota utama wilayah Palestina, seorang jurnalis AFP melaporkan.

Selebaran tersebut, yang ditujukan kepada “seluruh penduduk Kota Gaza,” menguraikan rute keluar kota menuju daerah aman di selatan dan memperingatkan bahwa daerah perkotaan “akan tetap menjadi zona pertempuran berbahaya” ketika tentara mulai menyerang sasaran Hamas.

Israel mengeluarkan perintah resmi pertamanya untuk mengevakuasi sebagian kota pada tanggal 27 Juni, dan mengeluarkan dua perintah lagi pada hari-hari berikutnya.

Selebaran tersebut memuat informasi bahwa warga akan dapat “mencapai dari Kota Gaza dengan cepat dan tanpa kendali ke tempat penampungan di Deir Al-Balah dan Al-Zawiya” melalui dua rute yang aman.

Menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober, Israel mengumumkan pada bulan Januari bahwa mereka telah “menghilangkan” “struktur militer” organisasi tersebut di kota utara tersebut.

Puluhan ribu warga telah meninggalkan Kota Gaza sejak pasukan melancarkan serangan terbaru mereka di distrik Shujaiya di timur kota; Pertempuran sengit di darat terus berlanjut sejak saat itu.

Dua perintah terbaru tersebut berkaitan dengan distrik tengah dan barat, tempat tank dan pasukan masuk minggu ini.

Tentara juga mengatakan pasukannya menyerang petugas di markas besar UNRWA yang ditinggalkan, badan PBB yang menangani urusan Palestina, di Kota Gaza.

Serangan-serangan itu juga melanda Deir Al-Balah, sebuah daerah di mana warga Palestina disuruh pergi karena alasan keamanan.

PBB menyatakan keprihatinannya pada hari Selasa mengenai perintah evakuasi Israel, dengan mengatakan bahwa perintah tersebut mengarahkan warga Palestina untuk pergi ke zona di mana pertempuran sedang terjadi.

Menurut perhitungan AFP berdasarkan data Israel, 1.195 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dalam serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober.

Para militan juga menyandera 251 sandera, 116 di antaranya masih berada di Jalur Gaza, termasuk 42 orang yang menurut militer tewas.

Menurut data yang dirilis Selasa oleh kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas, serangan militer Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 38.243 orang, sebagian besar warga sipil.

(Kecuali judulnya, cerita ini belum diedit oleh NDTV dan diterbitkan dari feed sindikasi.)

Menunggu menjawab memuat…

Sumber