Patroli udara gabungan Filipina dan Amerika Serikat di zona ekonomi eksklusif Manila merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional, menurut juru bicara Angkatan Udara Filipina (PAF) Kolonel Maria Consuelo Castillo. FOTO FILE CDN ​​DAN FOTO BUKU PEDOMAN ANGKATAN UDARA FILIPINA

MANILA, Filipina – Patroli udara gabungan Filipina dan Amerika Serikat di zona ekonomi eksklusif Manila merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional.

“Ini sama sekali tidak ditargetkan pada negara mana pun,” menurut juru bicara Angkatan Udara Filipina (PAF) Kolonel Maria Consuelo Castillo.

Patroli udara gabungan ini juga merupakan bagian dari aktivitas kerja sama maritim (MCA) ketiga antara Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) dan Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat, tambahnya.

“Sebagaimana dinyatakan oleh Markas Besar Angkatan Bersenjata Filipina, MCA sama sekali tidak ditujukan pada negara mana pun dan aktivitas tersebut sesuai dengan tatanan internasional berbasis aturan karena kami beroperasi di wilayah kami dan Filipina. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)”, jelas Ketua PAF saat diwawancarai, Selasa.

UNTUK MEMBACA: PH dan Angkatan Udara AS melakukan patroli gabungan tahap ke-3 berikutnya

Castillo juga menyoroti bahwa patroli udara gabungan bertujuan untuk menunjukkan kehadiran PAF di ZEE Filipina, karena memungkinkan PAF untuk memantau aset Filipina di wilayahnya. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kegiatan tersebut membantu untuk lebih meningkatkan keterampilan pilot PAF dan meningkatkan kerja sama antara angkatan udara kedua negara.

Sebelumnya, PAF mengatakan tiga pesawat pengebom FA-50 dan B-52H Mitchell AS melakukan latihan, termasuk berpatroli di wilayah 90 mil laut sebelah barat Candon, Ilocos Sur, dan 50 mil laut sebelah barat laut Lubang, Mindoro.

UNTUK MEMBACA: AS dan PH melakukan patroli gabungan ke-3 di Laut PH Barat

MCA kedua Manila dan Washington dilaksanakan pada Januari tahun ini, sedangkan patroli gabungan pertama dilakukan pada November 2023. MCA dilakukan di tengah ketegangan antara Filipina dan China di Laut Filipina Barat.


Tidak dapat menyimpan tanda tangan Anda. Silakan coba lagi.


Langganan Anda berhasil.



Sumber