KOTA BACOLOD – Polisi di Kota San Carlos, Negros Occidental mengajukan tiga dakwaan pembunuhan yang membuat frustrasi terhadap seorang pegawai Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya karena melemparkan granat ke dalam kedai kopi yang mengakibatkan tiga orang terluka dan dua kendaraan rusak. .

Menurut Mayor Polisi Ryan Villasario, wakil kepala polisi San Carlos, jaksa penuntut kota akan menentukan tuntutan apa yang pantas untuk diajukan terhadap tersangka yang namanya dirahasiakan.

Pengaduan diajukan terhadap tersangka pada Rabu sore, 28 Februari, sehari setelah ia melemparkan granat ke toko “Kapehan sa Medina” di Jalan Raya Ekowisata Sitio Medina, Barangay Rizal, Kota San Carlos.

Seorang penjaga toko berusia 75 tahun, putranya yang berusia 42 tahun, dan seorang penjaga toko berusia 34 tahun terluka dalam serangan yang terjadi pada pukul 11:08 dan dibawa ke Rumah Sakit Kota San Carlos, kata polisi.

Kaca depan Mitsubishi Xpander hitam milik petugas polisi berusia 55 tahun itu rusak.

Sepeda motor salah satu kerabat korban juga dirusak.

BACA: Pengadilan Tipikor Vonis 11 Kasus Penipuan DPWH

Walikota San Carlos Renato Gustilo mengatakan tersangka langsung ditangkap.

Letkol Polisi Nazer P. Canja, kepala polisi San Carlos, mengatakan tersangka diidentifikasi oleh seorang saksi mata yang hadir di TKP.

Tersangka ditangkap di kediamannya di Barangay Punao sekitar pukul 18.00 pada Selasa, 27 Februari. Helm dan sepeda motor yang digunakan dalam peluncuran granat juga ditemukan di tangannya.

Motif serangan tersebut belum diketahui, kata Canja.


Tidak dapat menyimpan tanda tangan Anda. Silakan coba lagi.


Langganan Anda berhasil.



Sumber